Sembilan Daerah Sepakat Gelar Pilkada Serentak, Termasuk Tapsel

Sabtu, 24 Oktober 2009 – www.metrosiantar.com
MEDAN-METRO; Sembilan kabupaten/kota di Sumatera Utara akhirnya sepakat menggelar pemilihan kepala daerah secara serentak pada 12 Mei 2010 mendatang. Kesembilan daerah ini adalah Binjai, Medan, Serdang Bedagai, Labuhan Batu, Labuhan Batu Utara, Labuhan Batu Selatan, Sibolga, Tapanuli Selatan, dan Pakpak Bharat.

Kesepakatan menggelar pilkada serentak di sembilan kabupaten/kota ini dilakukan dalam rapat koordinasi KPU se-Sumut di Medan, Jumat (23/10). Sedangkan daerah lain yang awalnya juga berniat menggelar pilkada secara serentak pada bulan Mei tahun depan seperti Tebing Tinggi, Samosir, Humbang Hasundutan, Toba Samosir dan Asahan, memilih bulan Juni untuk menggelar pilkada, mengingat dana persiapan pilkada belum ditampung dalam APBD 2008 daerah tersebut.

Namun tidak tertutup kemungkinan, daerah yang belum sepakat menggelar pilkada serentak tersebut, akan bergabung dengan sembilan daerah. Menurut Ketua KPU Tebing Tinggi Hatta Ridho, bila bergabung dengan se mbilan daerah yang menggelar pilkada 12 Mei, akan ada rentang waktu yang terlalu jauh dengan masa pelantikan wali kota baru. Karena masa jabatan Wali Kota Tebing Tinggi baru berakhir 30 Agustus. Akan tetapi kami masih akan melihat lagi, tahapan pilkada. Bila memungkinkan dan tak melanggar ketentuan perundangan, bisa saja pilkada Tebing Tinggi juga dilakukan serentak bersama sembilan daerah yang sudah sepakat menggelarnya pada 12 Mei, kata Hatta.

Baca Juga :  2012, Pemkab Madina Bangun Pelabuhan

Ketua KPU Sumut Irham Buana Nasution mengatakan, KPU Sumut kembali akan memfasilitasi daerah yang belum menyepakati pilkada secara serentak, namun masih memungkinkan untuk menggelarnya, melakukan simulasi tahapan. Jadi untuk Tebing Tinggi, Samosir, Humbang Hasundutan, Toba Samosir dan Asahan, masih akan kami fasilitasi untuk menggelar semacam simulasi tahapan, sehingga bila memungkinkan, mereka juga masih bisa menggelarnya secara serentak pada 12 Mei, kata Irham.

Sementara itu, daerah lain yang juga menggelar pilkada tahun 2010 seperti Karo dan Mandaling Natal, hampir dipastikan tak bisa melakukannya secara serentak. Tadinya kami memang berencana menggelar pilkada serentak dengan dua tahap, yakni bulan Mei dan September. Tetapi ternyata selain sembilan daerah yang sepakat menggelar pilkada serentak di bulan Mei d an lima daerah lain yang juga mungkin melakukannya bersamaan, daerah-daerah lain masa jabatan kepala daerahnya berakhir bulan September. Kalau pun mereka mau diserentakan, berarti kemungkinan digelar pada bulan Juni, kata Irham.

Ide KPU Medan

Ide menggelar pilkada serentak pada 12 Mei tahun depan dalam rapat tersebut dilontarkan KPU Medan. Menurut Anggota KPU Medan Divisi Hukum dan Humas Pandapotan Tamba, sembilan daerah yang sepakat menggelar pilkada pada 12 Mei 2010 rata-rata masa jabatan kepala daerahn ya habis pada bulan Juli-Agustus.

Intinya kami ingin menyeragamkan persepsi soal tahapan, logistik serta anggaran pilkada, mencegah adanya mobilisasi pemilih untuk daerah yang berdekatan, dan waktu verifikasi untuk calon independen, kata Pandapotan.

Baca Juga :  DPRD Palas Kembalikan APBD 2009

Waktu yang dipilih untuk menggelar pilkada secara serentak menurut Pandapotan, telah disimulasikan oleh KPU Medan. Sebelumnya menurut Tamba, KPU Medan sebenarnya menjadwalkan waktu pilkada Medan pada 16 Juni 2010. Namun dengan beberapa pertimbangan kami kemudian menyimulasikan waktu pilkada pada 12 Mei. Termasuk menghitung kemungkinan akan adanya sengketa pilkada, pilkada tahap kedua atau pun pilkada ulang, katanya. (kdc)

CATATAN : Artikel ini sudah dipublish sejak 10 tahun yang lalu. Informasi di dalamnya kemungkinan sudah tidak relavan dengan saat ini. Mohon dibaca dengan bijak, dengan melihat informasi terbaru/sumber-lain sebagai penyeimbang.

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*