Seorang Developer Amerika Klaim bahwa Microsoft Mencuri Ide Software Miliknya

Microsoft yang dikenal sebagai produsen software terbesar dunia baru saja mendapatkan aksi protes dari seorang developer asal Amerika Serikat bernama Rob Morris. Morris mengatakan kalau dia bersama seorang temannya membuat sebuah software yang disebut bernama V_Graph. Software yang disebutnya sebagai web widget ini memungkinkan developer untuk menambah konten web pada aplikasi miliknya.

Merasa software miliknya tersebut berpotensi, Morris pun mencoba untuk mengajukan hasil kreasinya kepada Microsoft. Microsoft, menurut Morris, menyukai ide software tersebut, namun sayangnya tidak ada kesepakatan yang terjadi antara kedua belah pihak. Walaupun begitu, Microsoft ternyata akhirnya merilis browser Internet Explorer 3.0 yang di dalamnya terdapat teknologi mirip dengan V_Graph.

Tak cukup di situ saja, bahkan Microsoft telah mengajukan paten terhadap teknologi itu dengan nomor paten 6,101,510 pada tanggal 8 Agustus 2000. Padahal di sisi lain, Morris mengatakan kalau pihaknya terus berusaha untuk menjual software tersebut. Hal ini pun akhirnya memperburuk kondisi bisnisnya, sementara di sisi lain, Microsoft mendapatkan uang miliaran dolar.

Dalam wawancaranya dengan Venturebeat, Morris mengatakan kalau berkat teknologi software itu, browser IE 3.0 berhasil mengalahkan para pesaingnya. Ditambah lagi, saat ini teknologi yang sama juga dipakai Google pada Android. Dari sini, Microsoft juga memperoleh biaya royalti pertahun dari Google./beritateknologi.com

CATATAN : Artikel ini sudah dipublish sejak 5 tahun yang lalu. Informasi di dalamnya kemungkinan sudah tidak relavan dengan saat ini. Mohon dibaca dengan bijak, dengan melihat informasi terbaru/sumber-lain sebagai penyeimbang.
Baca Juga :  Microsoft: Stop Pemakaian Internet Explorer 6

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*