Seputar Intervensi Dinas Pendidikan Kota Padangsidimpuan Terhadap Kasek

Rabu, 25 November 2009 – www.metrosiantar.com

Sekda: Itu Tanggung Jawab Kadisdik

SIDIMPUAN-METRO; Terkait adanya pengaduan LSM Gerhanna Tabagsel dan LSM Topan-RI Kota Padangsidimpuan beberapa waktu lalu ke ke Kejaksaan Negeri (Kejari) Padangsidimpuan terhadap empat oknum pejabat Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Padangsidimpuan, karena diduga mengintervensi Kepala Sekolah (Kasek) dalam pembangunan gedung sekolah dasar dari Dana Alokasi Khusus (DAK) Bidang Pendidikan Tahun 2009, mendapat tanggapan dingin dari Sekretaris Daerah Kota (Sekdako) Padangsidimpuan, Sarmadhan Hasibuan.

“Saya belum mengetahui adanya laporan tersebut, karena saya juga baru sampai. Sudah hampir seminggu ini saya tugas di luar kota,” ujar Sarmadhan kepada METRO, Selasa (24/11) di gedung DPRD Padangsidimpuan usai menerima dan menjawab pertanyaan mahasiswa yang melakukan aksi demo terkait penerimaan CPNS di Kota Padangsidimpuan.

Ketika didesak mengenai adanya dugaan intervensi yang dilakukan oleh oknum pejabat Disdik dan dirinya sebagai Sekda Kota Padangsidimpuan dalam realisasi DAK tersebut, Sarmadhan Hasibuan menegaskan kalau dirinya tidak ada melakukan intervensi dan semuanya di lakukan secara swakelola. Namun mengenai DAK untuk Kota Padangsidimpuan tahun 2009 semuanya menjadi tanggung jawab Kadisdik Padangsidimpuan, Drs Panongonan Muda Hasibuan.

“Kan sudah saya bilang kalau mengenai DAK itu tanggung jawab Kadisdik jadi kalau ada masalah itu merupakan tanggung jawabnya (Kadisdik Padangsidimpuan, red) dan saya juga tidak ada melakukan intervensi. Yang pasti itu merupakan tanggung jawab Kadisdik,” ujarnya sembari berlalu.

Baca Juga :  DPRD Kecewa Dengan Kinerja Bupati Palas

Sebelumnya diberitakan, LSM Gerhanna Tabagsel pada Jumat (20/11) lalu dan LSM Team Operasional Penyelamatan Aset Negara (Topan-RI) Kota Padangsidimpuan, Senin (23/11) melaporkan 4 oknum pejabat Disdik Psp karena diduga melakukan intervensi terhadap kasek terkait pembangunan gedung sekolah dasar dari Dana Alokasi Khusus (DAK) Bidang Pendidikan Tahun 2009 ke Kejari Padangsidimpuan yang diterima oleh Kasi Pemeriksa (Ka Riksa) Kejari Padangsidimpuan, Ismet Kardafi SH.

Adapun oknum pejabat Disdik Padangsidimpuan yang dilaporkan yakni Kadis Pendidikan (Kadisdik), Drs Panongonan Hasibuan, Kabid Prasarana, Maskur Hasibuan SSos, Kasi Prasarana, Sahlan Ali Rangkuti, dan Staf Prasarana Syamsudin.

Sementara itu, Ketua DPRD Padangsidimpuan, Aswar Syamsi melalui telepon selulernya kepada METRO, Senin (23/11) mengatakan, bahwa hal tersebut sudah ditindaklanjuti oleh pihaknya melalui Komisi III yang menangani bidang pendidikan.

Sementara itu Ketua Fraksi Demokrat, Khoiruddin Nasution kepada METRO, Selasa (24/11) mengatakan, saat ini pihaknya baik itu komisi I, II, dan III sedang menyusun jadwal untuk melakukan monitoring langsung ke lapangan tentang pelaksanaan DAK di Kota Padangsidimpuan. “Kita sedang susun jadwalnya dan akan kita bagi menjadi tiga tim dan akan di dampingi oleh pers pada pelaksanaannya,” katanya. (phn)

CATATAN : Artikel ini sudah dipublish sejak 10 tahun yang lalu. Informasi di dalamnya kemungkinan sudah tidak relavan dengan saat ini. Mohon dibaca dengan bijak, dengan melihat informasi terbaru/sumber-lain sebagai penyeimbang.
Baca Juga :  Urus Surat Dokter Di RSUD Penyabungan Bayar Rp.150 Ribu

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*