Seputar Kasus Pasar Sangkumpal Bonang

www.metrosiantar.com

BECA SIDIMPUAN MANGKAL DI SEKITAR PASAR SAKUMPAL BONANG PADANGSIDIMPUAN

Mahasiswa Desak DPRD Bentuk Pansus
SIDIMPUAN-METRO; Sekitar 65-an mahasiswa yang terdiri dari dua elemen mahasiswa yang berbeda berunjuk rasa ke kantor DPRD Kota Padangsidimpuan (Psp), Kamis (18/3). Mereka mendesak DPRD untuk segera membentuk panitia khusus (pansus) Pasar Sangkumpal Bonang. Kedua elemen mahasiswa itu yakni Aliansi Mahasiswa Peduli Rakyat (Ampera) dan Front Parlemen Jalanan (FPJ).

Pantauan METRO, sekitar 25 mahasiswa yang tergabung dalam Ampera, datang ke kantor DPRD Psp sekira pukul 10.00 WIB dengan pengawalan ketat dari aparat Polresta Psp dan Satpol PP Pemko.

Koordinator aksi Suleman Nasution dan koordinator lapangan Harizon dalam orasinya mengatakan, persoalan Pasar Sangkumpal Bonang perlu dibahas lebih jauh melalui sebuah pansus untuk mendapatkan informasi sejelas-jelasnya.

Menurut massa Ampera, Pemko Psp diduga telah mengangkangi keputusan rapat konsultasi yang menyatakan 30 hari ke depan terhitung 13 Januari hingga 12 Pebruari, Pasar Sangkumpal Bonang akan di bawah manajemen Dinas Perindagkop dari sebelumnya dikelola PT ATC. Namun, hingga saat ini masih belum jelas.

“Selain itu, jika benar kontrak PT Anugerah Tetap Cemerlang (ATC) diperpanjang oleh Pemko Psp tanpa disetujui oleh DPRD dan tak disampaikan kepada masyarakat, padahal pasar tersebut adalah pusat ekonomi, artinya Pemko telah mengangkangi UU Nomor 27 Tahun 2009 pasal 344 ayat 1 poin 1 yang menyatakan memberikan persetujuan terhadap rencana kerja dengan daerah lain atau pihak ketiga,” ujarnya.

Baca Juga :  P.Sidimpuan Akan Tambah 6 Perda Pajak & Retribusi

“Sebagai wakil rakyat sudah pantas mengetahui tentang dokumen dan persoalan Pasar Sangkumpal Bonang. Untuk itu kami mempertanyakan dokumen kerja sama yang terdahulu dan baru, HGU dan IMB Sangkumpal Bonang, surat persetujuan DPRD tentang perpanjangan kerja sama, alasan Pemko melakukan kerja sama kembali dengan mengeluarkan izin. Kami juga menuntut dan mendesak DPRD agar segera menyelesaikan masalah ini dengan membentuk pansus untuk melihat persoalan ini sejelas-jelasnya dan tak ada yang ditutupi,” tambah massa Ampera.

Sementara itu selang 10 menit kemudian, sekitar 40 mahasiswa dengan mengendarai satu truk, yang tergabung dalam FPJ juga datang dan melakukan aksi demo di Kantor DPRD Psp. Mereka juga menuntut agar DPRD Psp segera membentuk pansus persoalan Pasar Sangkumpal Bonang.

Beberapa anggota DPRD Psp seperti, Wakil Ketua DPRD Taty Aryani Tambunan dan Hj Hamidah Batubara serta Ketua Komisi II Azhari Harahap, Ketua Komisi I Khoiruddin Rambe dan Mahmuddin Nasution, menerima massa dari Ampera untuk melakukan dialog di ruang sidang paripurna DPRD.

Pada dialog tersebut, Wakil Ketua DPRD Taty Aryani kepada mahasiswa mengatakan akan menindaklanjuti aspirasi mahasiswa dan akan menyampaikannya kepada Ketua DPRD Aswar Syamsi yang saat ini sedang dalam rangka tugas di Medan. (phn)

CATATAN : Artikel ini sudah dipublish sejak 12 tahun yang lalu. Informasi di dalamnya kemungkinan sudah tidak relavan dengan saat ini. Mohon dibaca dengan bijak, dengan melihat informasi terbaru/sumber-lain sebagai penyeimbang.
Baca Juga :  Anti Nyamuk Bakar 3 Rumah Di Kel. Sidangkal P.Sidimpuan Selatan

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*