Seputar Kijang Nyebur ke Telaga, Kakek & Balita Tewas – Sopir dan Dua Penumpang Terios Dicari

83327248b1cfbb6bfa74d0bad3ed899994081c2 Seputar Kijang Nyebur ke Telaga, Kakek & Balita Tewas Sopir dan Dua Penumpang Terios Dicari
Bagian depan mobil Terios yang ringsek setelah menabrak bagian belakang mobil Kijang Kapsul dan truk di Jalisum Aek Latong, Sipirok, Rabu (2/3) (foto atas). Mobil Kijang yang rusak berat setelah ditabrak Terios dari belakang. Hingga saat ini, aparat Polres Tapsel masih mencari sopir dan dua penumpang Terios.

Polres Tapsel hingga saat ini masih mencari sopir dan dua penumpang mobil Daihatsu Terios BK 36 MC yang menyeruduk Kijang Kapsul LGX BK 1594 DK di Jalinsum Aek Latong, Sipirok hingga masuk ke telaga, Rabu (2/3). Akibat lakalantas itu, dua penumpang Kijang, Pariang Tinambunan (72) dan Luster Tumanggor (4), tewas.

“Pengemudi dan penumpang mobil Terios BK 36 MC ada tiga orang yang teridentifikasi, yakni satu pria dan dua wanita. Mereka diduga melarikan diri dan saat ini masih terus dicari,” kata Kapolres Tapanuli Selatan (Tapsel) AKBP Subandriya SH MH melalui Kasat Lantas AKP SL Widodo didampingi Kanit Laka Iptu Endang Efendi kepada METRO, Kamis (3/3).

Diutarakan Widodo, belum ada titik terang terkait keberadan sopir dan dua penumpang mobil Terios tersebut. “Tapi dari cerita sopir mobil Kijang Kapsul, Paido Hasugian, mereka melihat ketiganya keluar dari mobil usai menabrak, dan menumpang mobil jenis pick up ke arah Pasar Sipirok. Kemudian dari Pasar Sipirok naik bus angkutan umum ke arah Kota Psp. Namun setelah kita susuri, tidak juga kita temukan keberadaan mereka,” ujarnya.

Ketika ditanya siapa pemilik mobil Terios tersebut, Widodo dan Efendi mengungkapkan, pemilik mobil itu merupakan warga Lubuk Pakam, Kabupaten Deliserdang. “Pemilik mobil Terios ini dari kartu service yang kita temukan di dalam mobil, diketahui bernama Zairin Purba warga Jalan Imam Bonjol, Nomor 55, Lubuk Pakam, Kabupaten Deliserdang,” ungkap keduanya.

Untuk menindaklanjuti ini, sebut kedua perwira itu, Polres Tapsel akan bekerja sama dengan Polres Deliserdang untuk menanyakan kepada pemilik mobil Terios soal kepemilikan mobil dan identitas pengemudi mobil saat lakalantas terjadi.
“Kita akan bekerja sama dengan Polres Deliserdang untuk melacak pemilik mobil dan juga identitas tiga pengisi mobil Terios saat kejadian lakalantas. Sebab kuat dugaan kita ketiganya melarikan diri sesaat setelah kejadian, apalagi ketika mengetahui ada korban yang tewas. Mungkin saja karena ketakutan atau hal lainnya,” sebut mereka.

Ditambahkan Kanit Laka Iptu Endang Efendi, pihaknya masih belum menentukan tersangka dalam kasus lakalantas tersebut. Pasalnya, identitas dan juga keberadaan sopir mobil Terios belum diketahui. “Kita saat ini masih mencari keberadaan ketiga orang itu bekerja sama dengan Polres Deliserdang untuk mencari pemilik mobil. Sehingga nantinya diketahui siapa yang membawa mobil tersebut dan juga bisa dilakukan pencarian terhadap ketiganya,” pungkasnya.
Jenazah Dibawa Pulang Sementara itu Direktur RSUD Tapsel dr Ismail Fahmi MKes menuturkan, dua jenazah korban tewas lakalantas di Jalinsum Aek Latong yang rusak parah, Rabu (2/3) siang, yaitu Luster Tumanggor dan Pariang Tinambunan, usai divisum dan diformalin sudah dibawa pihak keluarga ke kampung halamannya untuk dimakamkan, Rabu malam. Demikian juga dengan korban luka ringan yang sudah pulang ke kampungnya di Pea Raja dan Parlilitan Kabupaten Humbahas menggunakan mobil pribadi.

Baca Juga :  DPRDSU Rekomendasikan Pemekaran Kabupaten Pantai Barat Mandailing

Kanit Laka Polres Tapsel Iptu Endang Efendi menambahkan, korban tewas dan selamat Rabu malam sekira pukul 19.30 WIB sudah berangkat dari RSUD Tapsel ke kampungnya. “Korban tewas sudah dibawa pulang, demikian juga dengan korban luka-luka juga sudah pulang semalam. Tidak ada lagi yang tinggal,” ujar Efendi. Seperti diberitakan sebelumnya, tabrakan beruntun terjadi di Jalinsum Aek Latong, Sipirok, Kabupaten Tapsel, Rabu (2/3) sekira pukul 13.00 WIB. Mobil Kijang Kapsul LGX BK 1594 DK diseruduk mobil Terios BK 36 MC di bagian belakangnya hingga terjun ke telaga. Sesaat kemudian, Terios menabrak truk di depannya hingga terjun juga ke telaga. Akibat lakalantas itu, dua penumpang Kijang, Pariang Tinambunan (72), dan Luster Tumanggor (4), tewas.

Informasi dihimpun METRO dari beberapa warga dan saksi mata menyebutkan, mobil Kijang Kapsul BK 1594 DK yang dikemudikan Paido Hasugian (32) warga Parlilitan, Kabupaten Humbahas bermuatan sembilan penumpang, dan mobil Terios BK 36 MC (sopir belum diketahui, diduga melarikan diri) datang dari arah yang bersamaan yakni arah Sipirok menuju arah Tarutung. Saat melintas tepat di turunan curam jalan Aek Latong yang rusak parah, tiba-tiba mobil Terios yang berada di belakang mobil Kijang Kapsul melaju dengan kecepatan tinggi. Diduga, sopir Terios tidak mampu mengendalikan laju mobilnya dan langsung menabrak bagian belakang sebelah kanan mobil Kijang Kapsul. Akibatnya, mobil Kijang langsung terjun bebas ke dalam telaga berkedalaman sekitar 3-4 meter di sisi kanan Jalinsum Aek Latong (jika arah menuju Tarutung dari Sipirok). Sementara ketinggian Jalinsum Aek Latong ke permukaan air telaga sekitar tiga meter. Beberapa detik kemudian, mobil Kijang tenggelam dalam telaga bersama penumpangnya. Mobil Kijang yang terjun ke dalam telaga tersebut sejumlah kacanya pecah.

Baca Juga :  APBD Tapsel TA 2011 Direncanakan Rp 574 M Lebih

Dari kaca pintu yang pecah dan pintu terbuka tersebutlah seluruh penumpang dan sopir Kijang keluar ke permukaan air untuk menyelamatkan diri dan berenang menuju tepi telaga. Penumpang yang selamat ada yang ditolong warga sekitar, rombongan keluarga korban dan pihak kepolisian hingga selamat di pinggir telaga. Sementara, salah seorang penumpang mobil Kijang, Pariang Tinambunan warga Parlilitan, Kabupaten Humbahas tewas setelah dievakuasi ke pinggir Jalinsum dari dalam telaga, demikian juga dengan penumpang lainnya, Luster Tumanggor.

Ternyata setelah menabrak mobil Kijang, laju mobil Terios yang kehilangan kendali tersebut tidak berhenti. Sebaliknya, Terios menabrak truk Fuso yang parkir di pinggir Jalinsum sisi kanan jika arah menuju Tarutung karena mengalami kerusakan radiator. Karena menabrak bagian depan truk Fuso, mengakibatkan laju Terios berbalik arah atau berputar dan terpental menyusul mobil Kijang Kapsul masuk ke dalam telaga. Jarak mobil Terios dan Kijang di dalam telaga sekitar 10 meter. (phn/amr) (metrosiantar.com)

CATATAN : Artikel ini sudah dipublish sejak 10 tahun yang lalu. Informasi di dalamnya kemungkinan sudah tidak relavan dengan saat ini. Mohon dibaca dengan bijak, dengan melihat informasi terbaru/sumber-lain sebagai penyeimbang.

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*