Seputar Motto Belum Diganti, Pemko Psp Dinilai Bohongi Publik

SIDIMPUAN– Sesuai dengan Perda Kota Psp Nomor  1 Tahun 2013, motto resmi sebagai ikon Kota Psp adalah ‘Salumpat Saindege (Seiring Selangkah). Namun kenyataannya, hingga sekarang motto itu belum dipasang dan Pemkopun dinilai melakukan pembohongan publik.

Kepada METRO, Jumat (30/8) seorang tokoh masyarakat di Kota Psp Parlaungan Tambunan  mengatakan, pemerintah harus bijak menyikapi hal ini, sebab sangat berpengaruh terhadap sebutan Kota Psp sebagai kota yang artinya ‘masyarakatnya saling bahu membahu menuju kemajuan bersama’. Katanya, apa yang telah ada pada perda seharusnya dilaksanakan.

“Memang ini permasalahan teknis saja. Namun saya menilai pihak terkait sudah melakukan pembohongan publik. Apalagi semua sudah tercantum dalam perda. Mengapa belum juga dikerjakan, padahal anggarannya juga sudah ditampung DPRD pada APBD 2013,” tukas Parlaungan.

Parlaungan menambahkan, ia meminta Pemko Kota Psp agar dapat bekerja secara serius untuk membangun Kota Psp ini. Sebab, jika hal tersebut saja tidak dapat diselesaikan, bagaimana dengan menyelesaikan pembangunan yang lainnya.

“Sudah saatnya Pemko untuk melakukan pembenahan dan meneruskan pembangunan yang ada. Karenanya,  saya sangat berharap Pemko Psp bisa menciptakan Kota Psp menjadi kota yang lebih baik lagi, terutama dalam masalah pembangunan bagi kepentingan masyarakat banyak,”ujarnya
Sementara itu, Kabag Humas Pemko Psp Saiful Bahri tidak mau memberikan keterangan, meskipun teleponnya aktif.

Sementara Kasubbag Humas Asrul mengatakan, sampai saat ini belum dapat memberikan konfirmasi menganai permasalahan tersebut. Menurutnya, itu bukan kewenangannya, dan berjanji akan membicarakannya kepada pihak dinas terkait dalam hal ini adalah Dinas Kebersihan, Pertamananan Kota Psp.

Baca Juga :  Mahasiswa STKIP Tapanuli Selatan Unjuk Rasa di DPRD Padangsidimpuan

“Belum saya dapatkan keterangannya.  Tapi, akan tetap saya konfirmasi lagi ke dinas terkait untuk mendapatkan apa yang menjadi kendala sehingga pengerjaan tersebut belum juga dilaksanakan sampai sekarang,” tuturnya.

Begitu juga ketika METRO berusaha untuk mengkonfirmasi hal tersebut kepada Kepala Dinas Kebersihan, Pertamanan dan Pemadam Kebakaran Kota Psp Syahraeni, melalui telepon seluler, tidak ada jawaban sama sekali, meski telepon selulernya aktif.  (mag01/mer)

Sumber: metrosiantar.com

CATATAN : Artikel ini sudah dipublish sejak 8 tahun yang lalu. Informasi di dalamnya kemungkinan sudah tidak relavan dengan saat ini. Mohon dibaca dengan bijak, dengan melihat informasi terbaru/sumber-lain sebagai penyeimbang.

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*