Sertijab Kasek, Siswa SMAN 7 Ramai-ramai Pulang

Siswa/I Sekolah Menengah Atas Negeri (SMAN) 7 Padangsidimpuan ramai-ramai pulang ke rumah saat serah terima jabatan (Sertijab) Kepala Sekolah (Kasek) dari Dra Hj Maisyaroh Dalimunthe kepada kasek baru, Drs H Ahmad Syaukani, Selasa (9/11), sekitar pukul 11.00 WIB.

Apa alasan siswa pulang? Sekretaris Dinas Pendidikan (Disdik) Psp, Drs Masuddin Lubis kepada koran ini, Selasa (9/11) mengaku adanya mungkin acara serah terima jabatan (sertijab) Kasek dari Dra Hj Maisyaroh Dalimunthe kepada kasek yang baru, Drs H Ahmad Syaukani.

Sedangkan, Guru-guru mengaku pulangnya siswa atas inisiatif sendiri, bukan diperintahkan oleh guru atau kepala sekolah “Mereka pulang inisiatif sendiri tanpa ada unsur pihak lain,” kata seorang guru yang mau disebut namanya dengan singkat.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik), Drs Abdul Rosad Lubis, ketika konfirmasi mengaku benar siswa ramai-ramai pulang ke rumah. “Meski mereka pulang bukan berarti kebijakan guru atau kepela sekolah, tapi atas inisiatif siswa,” katanya.

Apakah bentuk penolakan Kasek baru Drs H Ahmad Syaukani? Rosad membatah. Katanya, siswa pulang karena guru-guru mengikuti proses sertijab kepala sekolah. “Jadi kepulangan siswa itu bukan karena penolakan kasek yang baru, tapi karena guru-guru mengikuti proses sertijab,” bantahnya.

Mantan Kasek SMAN 7 Psp, Dra Hj Maisyaroh Dalimunthe mengatakan bahwa selama 2 tahun kepemimpinannya sebagai kasek banyak suka dan duka yang di alami, dan masih banyak program yang masih belum terlaksana. “Tentunya, kasek yang baru diharapkan dapat melanjutkan program tersebut,” ujarnya.

Baca Juga :  Hanyut di Sungai Batang Toru, Mancari Simanjuntak Belum Ditemukan

Ia yakin kepemimpinan Syaukani mebangun pendidikan karena sekitar 13 tahun lamanya kami bersama-sama bertugas di SMAN 3 Psp. Cuma ia mengesalkan dirinya tidak diundang pada acara sertijab tersebut. “Padahal kebiasaan kita selalu ada undangan kalau menggelar sertijab,” keluhnya.

Disesalkan lagi, munculnya pernyataan Wali Kota Psp, Drs Zulkarnaen Nasution MM yang menuding dirinya sebagai sponsor sehingga terjadi gejolak di SMAN 7. Padahal, ia tidak tahu menahu adanya gejolak di sekolah tersebut.

“Demi Allah saya bersumpah, saya tidak tahu persoalan apa yang terjadi dan saya tidak tahu-menahu persoalan yang terjadi. Mengenai fitnah itu biarlah orang yang melihat dan Tuhan Maha Adil. Saya tidak perlu jabatan karena jabatan adalah tunangan pekerjaan sebagai PNS. Sekali lagi saya katakan demi Allah saya tidak tahu apa persoalan yang terjadi di SMAN 7 Psp selama ini, karena pada waktu itu saya sakit dan di rawat di salah satu rumah sakit di Medan,” tegasnya. (metrosiantar.com)

CATATAN : Artikel ini sudah dipublish sejak 9 tahun yang lalu. Informasi di dalamnya kemungkinan sudah tidak relavan dengan saat ini. Mohon dibaca dengan bijak, dengan melihat informasi terbaru/sumber-lain sebagai penyeimbang.

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*