Setwan DPRD Padangsidimpuan Dapat Kategori Tipe C

Ketua DPRD Hj Taty Aryani Tambunan, SH (tengah), wakil ketua dewan Ahmad Yusuf Nasution (dua kanan) dan anggota Banggar DPRD didampingi pihak eksekutif meninjau jalan Lapen dan Hotmix,Jalan Keliling Perkantoran Pemerintah Kota Pal, IV Pijorkoling, (antarasumut/Khairul Arief)
Ketua DPRD Hj Taty Aryani Tambunan, SH (tengah), wakil ketua dewan Ahmad Yusuf Nasution (dua kanan) dan anggota Banggar DPRD didampingi pihak eksekutif meninjau jalan Lapen dan Hotmix,Jalan Keliling Perkantoran Pemerintah Kota Pal, IV Pijorkoling, (antarasumut/Khairul Arief)

Padangsidimpuan, 5/10 -Ketua DPRD Kota Padangsidimpuan , Hj Taty Ariyani Tambunan SH mengaku kecewa dengan penilaian terhadap Sekretariat Dewan DPRD Kota Padangsidimpuan yang masuk kategori Tipe C pada Raperda Perangkat Daerah hasil validasi Bagian Organisasi Setda Pemko Padangsidimpuan.

Hj Taty Ariyani Tambunan, mengatakan, Rabu, jelas kecewa, bahkan kita sangat kecewa dengan penilaian itu, karena secara proporsional perhitungannya, kita harusnya Tipe B bukan tipe C.

Taty Aryani yang juga sebagai Ketua DPC PDI-Perjuangan Kota Padangsidimpuan ini,memang mengakui penilaian itu baru dilakukan tahun ini dan itu bukan gaweannya DPRD melainkan Sekretaris Dewan dalam mengisi formulir isian penilaian variabelnya, indikator dan data pendukung.

“Tapi Sekwan seahrusnya konsultasi dulu kepada kami (dewan.red) dalam mengisi formulirnya supaya lebih jelas dan terang data yang dimasukkan. Kami tidak tahu itu (perihal variabel dan data pendukung). Kami baru tahu setelah selesai, ucap Taty.

Pihaknya sudah menyampaikan ke Pemko Padangsidimpuan melalui Kabag Hukum perihal apa saja kriteria-kriteria atau variabel yang disampaikan ke pemerintah pusat sehingga DPRD Kota Padangsidimpuan masuk kategori Tipe C.

Yang jelas DPRD Kota Padangsidimpuan belum lihat kriteria atau variabel dalam pengisian form tersebut. Kita berupaya melihat kriteria yang di isi tersebut. Kalau memungkinkan sesuai kriteria-kriteria itu kita Tipe B kenapa tidak, ungkapnya.

Baca Juga :  Penebangan Hutan Bukit Barisan Resahkan Masyarakat

Ia tambahkan, dalam rapat Susunan Organisasi Tata Pemerintahan (Suorta) nanti, kita pertajam pertanyakan itu (tentang variabel yang di isi dalam form-red),” tegasnya.


(Antarasumut.com)

CATATAN : Artikel ini sudah dipublish sejak 3 tahun yang lalu. Informasi di dalamnya kemungkinan sudah tidak relavan dengan saat ini. Mohon dibaca dengan bijak, dengan melihat informasi terbaru/sumber-lain sebagai penyeimbang.

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*