Si Gadis Pembawa Sang Saka Merah Putih Deg-degan Berhadapan dengan SBY

TRIBUNNEWS/DANY PERMANA Anggota Paskibraka Juanna GM Jannis (tengah) bertugas membawa bendera Merah Putih dalam Upacara Peringatan Detik-detik Proklamasi di Istana Merdeka, Jakarta, Sabtu (17/8/2014). Bangsa Indonesia hari ini merayakan kemerdekaannya yang ke-69.

JAKARTA, Juana Gita Medinnas Janis (16) dipilih sebagai pembawa baki bendera Merah Putih dalam peringatan detik-detik proklamasi di Istana Merdeka, Jakarta, Minggu (17/8/2013). Juana mengaku tugas yang diembannya itu cukup membuatnya gugup, apalagi harus menerima bendera pusaka dari Presiden Susilo Bambang Yudhoyono.

“Rasanya enggak percaya bisa berhadapan dengan orang nomor satu di Indonesia. Rasanya agak deg-degan, tapi saya sok-sok santai saja, anggap aja latihan,” kata Juana usai menyelesaikan tugasnya.

Untuk mengatasi rasa groginya itu, Juana pun mengingat perjuangannya berbulan-bulan untuk berlatih sebagai Paskibraka. Oleh karena itu, siswi SMAN 1 Tahuna, Sulawesi Utara itu pun bertekad untuk tak mengulangi kesalahan sekecil apa pun.

Juana mengingat untuk menjadi Paskibraka bukanlah perkara mudah. Dia juga sempat putus asa saat hampir gagal dalam seleksi tingkat nasional.

“Seleksinya sudah di tingkat nasional tapi berkas ada yang belum lengkap dan akhirnya ngurus sampai jam 1 malam di Dinas. Saya capek banget tapi kata ibu saya harus berusaha karena selangkah lagi ke istana,” kata Juana.

Dukungan orang tua, sebut dia, sangat berpengaruh memberikan semangat hingga akhirnya terpilih dalam pasukan pengibar bendera. Juana mengaku banyak mendapatkan pengalaman semasa masa karantina satu bulan di Jakarta terutama soal nasionalisme. Dia pun berniat meneruskan pendidikannya ke Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) atau pun kepolisian.

Baca Juga :  Madina Diselimuti Kabut Asap

/KOMPAS.com

CATATAN : Artikel ini sudah dipublish sejak 6 tahun yang lalu. Informasi di dalamnya kemungkinan sudah tidak relavan dengan saat ini. Mohon dibaca dengan bijak, dengan melihat informasi terbaru/sumber-lain sebagai penyeimbang.

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*