Sidang Gugatan Class Action Terhadap Pemprov DKI

Sidang Gugatan Class Action Terhadap Pemprov DKI
Warga Bidaracina mengajukan gugatan class action terhadap Pemprov DKI terkait inlet dan sodetan kali ciliwung (Photo: Sabar Sitanggang)

Sengketa warga Bidaracina dengan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta tentang Inlet dan Sodetan Kali Ciliwung memasuki tahap Sidang Pembuktian di PN Jakarta Pusat. Para pihak yang bersengketa hadir dalam persidangan itu antara lain Kuasa Hukum warga yang diwakili oleh Rd Yudi Anton Rikmadani, Edi Wirahadi dan Alexandro Simorangkir, Pemprov DKI dan Pihak Penggugat Intervensi.

Dalam sidang tersebut, kuasa hukum warga Bidaracina, RW 04 khususnya, memohon kepada Majelis Hakim menggelar Persidangan di tempat. “Kita bermohon kepada Majelis Hakim agar menggelar sidang di tempat. Hal ini penting untuk menunjukkan secara jelas lokasi sesungguhnya yang telah diklaim oleh Pemprov DKI dan pihak lain yang juga ikut dalam perkara,”kata Edi Wirahadi beberapa saat setelah sidang berakhir.

Sidang yang juga dihadiri oleh puluhan warga Bidaracina itu berjalan lancar. Hakim dalam pemeriksaan tersebut pada prinsipnya menyetujui permohonan kuasa hukum warga, dan persidangan di tempat direncanakan digelar setelah proses pemeriksaan saksi selesai.

Sebagaimana telah terberitakan bahwa warga Bidaracina mengajukan gugatan class action terhadap Pemprov DKI terkait inlet dan sodetan kali ciliwung, baik ke PTUN maupun PN Jakarta Pusat. Gugatan ke PTUN dimenangkan warga Bidaracina meski Mahkamah Agung membatalkan dengan mengabulkan Kasasi Pemprov DKI. Sementara pada gugaan di PN Jakarta Pusat, masih berlangsung dan telah memasuki tahap Pemeriksaan Saksi. (email-ST)

CATATAN : Artikel ini sudah dipublish sejak 2 tahun yang lalu. Informasi di dalamnya kemungkinan sudah tidak relavan dengan saat ini. Mohon dibaca dengan bijak, dengan melihat informasi terbaru/sumber-lain sebagai penyeimbang.
Baca Juga :  Polres Dumai Amankan 16 Tersangka Pembakaran Hutan Riau

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*