Sidang Kasus Korupsi DAK Kota Padangsidimpuan – Maskur Dituntut 6 Tahun Penjara, Denda Rp250 Juta

Salah satu terdakwa dugaan korupsi DAK Kota Padangsidimpuan (Psp) Tahun Anggaran (TA) 2009, Maskur Hasibuan, dituntut 6 tahun penjara dan denda Rp250 juta dan uang pengganti sebesar Rp 924.606.034. Tuntutan ini disampaikan Jaksa Penuntut Umum (JPU), Sartono Siregar, di ruang sidang I Pengadilan Negeri (PN) Psp, Senin (13/12).

Sartono Siregar dalam dakwaannya mengatakan, terdakwa Maskur dikenakan pasal 2 junto pasal 18 nomor 30 tahun 1999 junot UU nomor 20 tahun 2001 junto pasal 55 ayat 2 ke 1 KUHP tentang UU Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) dengan tuntutan kurungan 6 tahun penjara. Denda Rp250 juta subsider 4 bulan kurungan dan uang pengganti sebesar Rp924.606.034. Apabila terdakwa tidak bisa atau tidak mampu membayar uang pengganti maka akan diganti dengan kurungan selama 4 tahun.

“Jika terdakwa tidak mampu membayar uang pengganti sebesar Rp924.606.034 maka akan diganti dengan hukuman kurungan selama 4 tahun,” kata Sartono Siregar saat membacakan tuntutan. Usai tuntutan dibacakan, mantan Kabid Sarana dan Perpustakaan Disdik dengan kuasa hukumnya Sulaiman Siregar SH memutuskan pembelaan atau pledoi. Sidang pledoi Maskur Hasibuan akan digelar Senin (20/12) mendatang

Sedangkan satu terdakwa lainnya, mantan Kadisdik Psp, Drs Panongonan Muda Hasibuan, tidak bersedia tuntutan dibacakan oleh JPU karena tidak didampingi kuasa hukumnya, Benny Harahap SH. Akhirnya disepakati dalam sidang itu bahwa sidang pembacaan tuntutan untuk terdakwa Panongonan akan digelar, Selasa (metrosiantar.com).

CATATAN : Artikel ini sudah dipublish sejak 11 tahun yang lalu. Informasi di dalamnya kemungkinan sudah tidak relavan dengan saat ini. Mohon dibaca dengan bijak, dengan melihat informasi terbaru/sumber-lain sebagai penyeimbang.
Baca Juga :  Nyaris Tersandung, MU Balik Pukul Blackpool

1 Komentar

  1. GENERATOR NAI DO DI TAKKUP … NAI NAN KAN UTING-UTING NA DOI NA DI TAKKUP PI I … GENERATOR NAI DO DI TAKKKUPPPP DA BAPAK-BAPAK PENEGAK HUKUM….

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*