Sidang Korupsi TPAPD Tapsel – Hakim Tolak Eksepsi Amrin

Majelis hakim Pengadilan Negeri Padangsidimpuan yang dipimpin Efiyanto SH dalam putusan selanya menolak eksepsi Amrin Tambunan, terdakwa kasus dugaan korupsi Tunjangan Pendapatan Aparatur Pemerintahan Desa (TPAPD) Pemkab Tapsel tahun 2005 sekitar Rp1.590.944.500, Rabu (10/11).

Hakim kemudian memerintahkan jaksa penuntut umum (JPU) untuk melanjutkan persidangan dan menghadirkan terdakwa dan saksi-saksi serta bukti-bukti pada sidang lanjutan, Kamis (18/11) mendatang.

Putusan sela yang dibacakan ketua majelis hakim Efiyanto SH dengan anggota, Zulfandy SH dan Tri S Saragih SH dihadiri terdakwa Amrin Tambunan, didampingi kuasa hukumnya Heddy Raja SH dan JPU Sartono Siregar SH.

Majelis hakim mengatakan, dakwaan JPU sudah sesuai, sedangkan eksepsi yang diajukan kuasa hukum terdakwa tidak kuat. Oleh karena itu majelis hakim memutuskan menolak eksepsi terdakwa dan memerintahkan JPU untuk melanjutkan persidangan dan menghadirkan saksi-saksi. Dan dalam persidangan berikutnya yang dijadwalkan dilaksanakan tanggal 18 November mendatang, terdakwa Armin Tambunan selama menjalani persidangan akan tetap mendekam di LP Salambue. Sebelumnya, JPU Sartono Siregar SH dalam nota jawaban terhadap eksepsi terdakwa, menolak eksepsi yang diajukan terdakwa karena dakwaan yang disampaikan JPU sudah sesuai dengan bukti-bukti dan keterangan yang dikumpulkan.

Usai sidang, JPU Sartono Siregar SH kepada METRO mengatakan, dalam persidangan nantinya pihaknya akan menghadirkan lima saksi untuk memberikan keterangan. “Mungkin ada lima saksi yang akan kita hadirkan dalam persidangan berikutnya,” ujarnya tanpa menyebut nama-nama saksi yang akan dihadirkan untuk memberikan keterangan. (metrosiantar.com)

CATATAN : Artikel ini sudah dipublish sejak 11 tahun yang lalu. Informasi di dalamnya kemungkinan sudah tidak relavan dengan saat ini. Mohon dibaca dengan bijak, dengan melihat informasi terbaru/sumber-lain sebagai penyeimbang.
Baca Juga :  Kasus Dugaan Korupsi DAK Psp Rp2,3 M - Kejari Terima Dakwaan dari Kejatisu

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*