Sidimpuan Banjir Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGM)

Istilah ‘orang gila’ sudah tidak boleh lagi digunakan untuk menyebut pasien gangguan jiwa. Istilah yang sudah diakui dan disepakati oleh kelompok profesi dan LSM adalah Orang Dengan Masalah Kejiwaan (ODMK), Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGM) dan Orang Dengan Skizofrenia (ODS).

Keberadaan Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGM) di sejumlah sudut kota padangsidimpuan mulai marak . Mereka biasanya berkeliaran di berbagai tempat umum dengan pakaian dan aroma yang tidak sedap di hidung. Keberadaan ODGM di sejumlah titik keramaian seperti jalan sm raja sitamiang,jalan merdeka, kamcar. Mereka biasanya berkeliaran di berbagai tempat umum dengan pakaian dan aroma yang tidak sedap di hidung.

Di ruas jalan protokol Kota padangsidimpuan, beberapa waktu ini sering terlihat ODGM berkeliaran. Hal tersebut membuat para pejalan kaki terkadang menghindar dengan turun dari trotoar. Tak jarang pula mereka memilih menyeberang atau balik lagi.

Upaya untuk mengatasi keberadaan ODGM yang semakin meluas di Kota padangsidimpun telah disiasati oleh Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) kota pdangsidimpuan. Namun untuk melakukan hal itu pihak Satpol PP butuh peran serta dari Dinas Sosial (Dinsos) Kota padangsidimpuan.

Menyikapi hal itu, Kepala Satpol PP Kota padangsidimpuan, Samadi, mengatakan di wilayah Kota padangsidimpuan ini jumlah ODGM meningkat dan itu membuat keresahan bagi masyarakat sekitar.

“Kami segera melakukan tindakan untuk memberantas itu, akan tetapi perlu berkoordinasi dengan Dinas terkait seperti Dinsos. Sebab yang punya wewenang untuk mengatasi hal ini adalah Dinsos. Tugas kami hanya melakukan razia,” kata , kepada wartawan, Jum’at (24/05) kemarin.

Baca Juga :  PT Mosase Harus Prioritaskan Putra Daerah Sebagai Pekerja di Tambang Minyak

Menurutnya, banyaknya ODGM yang berkaliaran diwilayah bagian timur kota padangsidimpuan dan sepanjang jalan sm raja sitamiang, karena sengaja di datangkan dari luar Daerah. Kerap kali warga melihat ODGM dimuat memakai truk dan.diturunkan di berbagai lokasi sepi seputar pusat kota padangsidimpuan

“Pihak kami sering kali mendapat laporan dari masyarakat, utamanya dari tukang becak. Ketika malam hari, sejumlah ODGM diturunkan pas di terminal terminal  kota padangsidimpuan yang dimuat truk. atau mobil pickup Dengan peristiwa seperti itu, tidak mudah untuk memberantasnya. Sebab kita harus memanusiakan untuk saling menghargai meskipun itu Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGM),” jelas samadi

SAMADI menambahkan, pihak Satpol akan terus berupaya untuk memberantasnya. Hanya saja, dalam waktu dekat ini pihaknya masih butuh kerja sama dan melakukan koordinasi.

”Kami segera memberitahukan Dinas Sosial. Karena bagaimanapun orang gila itu kita tempatkan ditempat yang layak, artinya tidak dibuang sembarangan,”paparnya.

Sementara itu aktivis 98/ ketua pospera tabagsel, Sabar.M.Sitompul menilai keberadaan Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGM) dikota padangsidimpuan saat ini meningkat drastis akibat ada oknum oknum yg sengaja mengirimnya ke daerah  ini, walaupun demikian, ini adalah resiko kita bersama, mari kita memanusiakan Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGM) itu jadi manusia imbuhnya,, dan  yg jelas pemko dan  dinas terkait bahu membahu mengatasi permasalahan ini , jangan sampai saling lempar tanggung jawab, walau bagaimana mana pun ini tanggung jawab kita bersama cetus sabar yg sering mengkritisi kinerja skpd ditabgsel.

Baca Juga :  Bupati Tapsel Lantik Pejabat Eselon

email

CATATAN : Artikel ini sudah dipublish sejak 7 tahun yang lalu. Informasi di dalamnya kemungkinan sudah tidak relavan dengan saat ini. Mohon dibaca dengan bijak, dengan melihat informasi terbaru/sumber-lain sebagai penyeimbang.

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*