Sinabung Masih Mengancam

IMG2013111100855 Sinabung Masih Mengancam
Gunung Sinabung

Karo, Erupsi Gunung Sinabung, Kabupaten Karo bersifat eks­plosif, masih berpotensi terja­di ancaman yakni aliran lava, lahar, dan luncuran awan panas. Jarak wajib steril dari aktifitas pada radius 3 Km dan 5 Km.

“Meski Sinabung status siaga, pertumbuhan kuba lava di puncak dari pantauan, Jum­at (24/4) masih terjadi. Se­hingga menimbulkan aliran lava, guguran lava vijar dan luncuran awan panas,” ungkap Kepala Pos PVMBG, Armen Putra di Desa Ndukom Seroga Kecamatan Simpang Empat pada Analisa.

Ancaman seperti mengalir­nya lava pijar dan awan panas dari puncak sisi barat rentan me­ngancam Desa Suka Me­riah, Desa Gurukinayan Keca­matan Payung. Sisi timur aliran lava mengancam Desa Bekerah, Desa Simacem Kecamatan Namanteran dan sektor lainnya yang cenderung teraliri lava sektor tenggara-timur gunung.

Alterasi yang cukup kuat dipasti­kan memperlemah kestabilan lereng bagian utara dan po­tensi terjadi long­sor. Saat hujan memungkinkan banjir bandang akan terjadi menga­rah ke daerah sekitar lembah dan aliran sungai.

“Banjir lahar juga dipastikan ma­sih tinggi, apalagi saat datang musim penghujan. Hal ini ka­rena endapan debu atau material erupsi yang masih cukup banyak tersimpan di puncak, pertengahan dan ujung lidah lava,” katanya.

Daerah rawan di lintasi ma­terial banjir lahar Sina­bung, Desa Sukatendel, Mar­dinding, Gurukinayan.

Peringatan bagi masyara­kat dan pengunjung wisata diharapkan tidak mendaki dan melakukan aktivitas di dalam radius 3 Km, dan tidak mela­ku­kan aktivitas radius 6 Km untuk arah selatan arah perti­gaan Sibintun, 5 Km arah tenggara gunung.

Baca Juga :  Janda Pejuang Ini, Bertahun-tahun Hidup di Kandang

Untuk Kota Berastagi dan sekitarnya, Pemkab Karo melalui Dinas Kominfo, Agustin Pandia me­nyata­kan aman untuk dikun­jungi buat para turis, lokal dan asing. (dik)


ANALISA

CATATAN : Artikel ini sudah dipublish sejak 6 tahun yang lalu. Informasi di dalamnya kemungkinan sudah tidak relavan dengan saat ini. Mohon dibaca dengan bijak, dengan melihat informasi terbaru/sumber-lain sebagai penyeimbang.

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*