Situasi Lampung Masih Panas

LAMPUNG – Rusuh antardesa di Lampung memakan korban jiwa 3 orang. Suasana perbatasan Desa Agom dan Desa Balinuraga yang terlibat bentrok di Lampung Selatan semalam, hingga kini masih mencekam.

Minggu siang (28/10), ribuan orang masih menjaga ketat pintu masuk Desa Balinuraga, Kecamatan Sidomulyo, Kabupaten Lampung. Penjagaan ketat itu dilakukan karena ada isu warga Desa Agom dan sekitarnya berniat menyerang kembali Desa Balinuraga.

Berdasarkan pantauan di lapangan, ratusan personel TNI juga terlihat ikut berjaga-jaga di Pasar Patok yang merupakan jalur masuk Desa Balinuraga. Namun, ratusan aparat TNI tersebut tidak mampu menghalau warga yang berjumlah ribuan.

Seperti diberitakan sebelumnya, bentrokan antardua warga desa itu bermula ketika 2 gadis asal Desa Agom yang mengendarai sepeda motor diganggu oleh pemuda asal Desa Balinuraga hingga jatuh dan mengalami luka-luka.

Meski 2 kepala desa terkait telah mengadakan perjanjian damai, namun keluarga kedua gadis itu tak terima. Mereka lantas mendatangi Desa Balinuraga untuk menemui pemuda yang mengganggu itu. Namun, setibanya di Desa Balinuraga, tak disangka mereka langsung diserang dengan senjata api.

Akibat bentrokan itu, jatuh 4 korban tewas. Namun setelah dikonfirmasi ke Rumah Sakit Daerah Kalianda, korban tewas disebut berjumlah 3 orang. Ketiganya adalah Marhadan (35), warga Gunung Terang Kalianda, Jahya (30), warga Kalianda, dan Alwi (35), warga Palas.

Selain korban tewas, puluhan warga dari kedua desa juga mengalami luka-luka berat maupun ringan akibat senjata api dan senjata tajam. Bentrokan warga 2 desa itu pun membuat 6 rumah warga Desa Balinuraga dibakar massa. v-nws/d-com

Baca Juga :  USU Tolak Mahasiswa PMP dari Tabagsel

Sumber: http://media.hariantabengan.com

CATATAN : Artikel ini sudah dipublish sejak 9 tahun yang lalu. Informasi di dalamnya kemungkinan sudah tidak relavan dengan saat ini. Mohon dibaca dengan bijak, dengan melihat informasi terbaru/sumber-lain sebagai penyeimbang.

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*