Situsi Politik Kab. Mandailing Natal Memanas – Rumah Ketua KPUD Dibakar

Situasi politik di Kabupaten Madina memanas. Rumah Ketua Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Madina dibakar orang tidak dikenal, Kamis (3/2) dinihari.

Peristiwa itu terjadi sekitar pukul 04.00 WIB, ketika Ketua KPUD Madina Jefri Anthony sedang tertidur lelap di rumahnya yang berada di Jalan Lintas Timur, Kelurahan Kota Siantar, Madina. Jefri dan keluarganya terbangun setelah mendengar suara kaca jendela depan rumahnya dilempar hingga pecah. “Saya keluar kamar dan melihat asap sudah mengepul dari ruang tamu,” kata Jefri.

Jefri bersama keluarga berusaha keras memadamkan api. Untunglah kebakaran tidak meluas karena api berhasil dipadamkan. Jefri melaporkan insiden itu ke Polres Madina. Polisi turun ke tempat kejadian dan mengamankan sejumlah barang bukti antara lain, tas plastik yang diduga sebagai tempat bensin, sepasang sandal diduga milik pelaku dan barang bukti lainnya.

Jefri mengaku heran atas kejadian itu. Pasalnya, dia sebelumnya tidak merasa menerima ancaman atau teror dari pihak – pihak lain. “Tidak ada anacaman maupun teror dan saya rasa tidak memiliki musuh ” ujarnya.
Polisi masih menyelidiki motif kejadian itu. Menurut Kepala Satuan Reserse Kriminal Polres Madina, AKP SM Siregar, rumah korban hanya terbakar pada pintu ruang depan. Itu pun tidak sempat rubuh. “Hanya pintu bagian depan yang terbakar. Kasus ini masih dalam penyelidikan kita,” kata SM Siregar.

Baca Juga :  Jalinsum Situmba Licin dan Berlumpur - Antrean Kendaraan Capai 3 Km

Saat peristiwa itu terjadi, KPUD Madina tengah menyiapkan proses Pilkada ulang yang dijadwalkan Maret mendatang. Pilkada Madina berlangsung Juni 2010 lalu dan akan diulang karena Mahkamah Konstitusi (MK) yang menangani sengketa Pilkada menyimpulkan terjadi pelanggaran terstuktur, sistematis dan massif yang terjadi di hampir seluruh Kabupaten Mandailing Natal. Meski demikian motif pembakaran rumah Ketua KPUD Madina belum diketahui pasti apakah berkaitan dengan dinamika Pilkada yang terjadi.

Ketua KPU Sumut, Irham Buana Nasution belum menerima laporan mengenai motif pembakaran, namun dia mengecam pembakaran yang dilakukan sebagai tindakan intimidasi, biadab dan tidak berprikemansiaan oleh orang-orang yang tidak menginginkan demokrasi yang damai.

“Ini tindakan yang terencana, terorganisir untuk menekan KPU Madina terkait akan berlangsungnya pemungutan suara ulang di Madina,” kata Irham Buana seraya berharap pada polisi memberikan jaminan keamanan.

Kepala Kepolisian Daerah Sumatera Utara, Irjen Pol Oegroseno yang dihubungi melalui telepon mengatakan, dirinya sudah mengetahui adanya tindakan pembakaran pada rumah Ketua KPU Madina, pihaknya dalam hal ini Polres Madina akan mencari tau penyebab terjadinya pembakaran tersebut.

“Pasti akan kita tindak oknumnya, jangan main bakar-bakar saja dong,” ucapnya. (harian-global.com)

Sumber: http://www.harian-global.com/index.php?option=com_content&task=view&id=54362&Itemid=53

CATATAN : Artikel ini sudah dipublish sejak 10 tahun yang lalu. Informasi di dalamnya kemungkinan sudah tidak relavan dengan saat ini. Mohon dibaca dengan bijak, dengan melihat informasi terbaru/sumber-lain sebagai penyeimbang.
Baca Juga :  2.760 Guru Di Pemko P.Sidimpuan Belum Terima Uang Makan 8 Bulan

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*