SMS ‘Tinta Merah’ Beredar Di Madina

sender sms SMS ‘Tinta Merah’ Beredar Di MadinaPimpinan proyek dan pemegang kas di kalangan pejabat pemerintah kabupaten Madina mulai resah akibat beredarnya pesan singkat (SMS) ‘tinta merah’ kepada calon bupati terpilih, HM Hidayat Batubara dan Dahlan Hasan Nasution.

SMS tersebut berujung pada penipuan kepada para pejabat,Pemkab Madina. Modus yang dipakai adalah dengan memuat daftar nama pejabat ‘tinta merah’ dan akan dimutasi oleh Hidayat dan Dahlan, nantinya.

Namun bila ingin diamankan oknum tersebut, diminta para pejabat ‘tinta merah’ segera menghubunginya, dengan syarat memberikan imbalan. Salah seorang pejabat yang tak ingin dituliskan namanya, mengakui dirinya telah mendapat SMS, masuk sebagai pejabat ‘tinta merah’.

“SMS itut ternyata bohong. Saya ingin mengetahui siapa orang sebenarnya. Saya minta agar oknum tersebut segera diamankan. Karena ia sangat meresahkan para pejabat di lingkungan Madina,” tegasnya, sore ini.

Menanggapi hal ini, tim advokad dan penasehat hukum bupati terpilih, Ridwan Rangkuty, menegaskan SMS tersebut hanya fitnah kepada HM Hidayat Batubara dan Dahlan Hasan. Apalagi, menurutnya, saat ini banyak oknum ingin memanfaatkan situasi pasca pilkada dengan menjual nama bupati terpilih.

Diharapkan, kepada seluruh pejabat dan Pegawai Negeri Sipil ( PNS ) yang ada di lingkungan Pemkab Madina, jangan terpengaruh isu ataupun fitnah kepada bupati dan wakil bupati terpilih untuk mengambil keuntungan pribadi.

“Dilantik saja belum kok, kenapa harus melakukan mutasi. Kita berharap, agar pejabat dan PNS tetap bekerja secara profesional dalam memberikan pelayanan publik kepada masyarakat. Sehingga pelayanan tidak  terganggu,” pungkasnya.

Baca Juga :  Karena Krisis Penumpang - Wings Air Lhokseumawe-Medan terancam tutup

Sumber:

CATATAN : Artikel ini sudah dipublish sejak 10 tahun yang lalu. Informasi di dalamnya kemungkinan sudah tidak relavan dengan saat ini. Mohon dibaca dengan bijak, dengan melihat informasi terbaru/sumber-lain sebagai penyeimbang.

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*