Songon On Ma Dalan Tu Huta Nami…!

Selasa,  1 Maret 2011, kemarin saya ikut dengan rombongan keluarga dari Jakarta yang lewat Sidimpuan untuk mengantarkan Jenazah Ipar saya yang meninggal di Jakarta dan atas permintaannya harus di Makamkan di Huta Simaretung (Haunatas) Marancar – Tapanuli Selatan.

Untuk mempersingkat perjalanan, dan karena keluarga di Simaretung sudah tidak sabar menunggu, kami di sarankan lewat dari Mompang / Pintu Langit, dimana kondisi jalan-nya sangat tidak bersahabat. Sebelumnya memang jalan ini juga sudah Parah seperti ini karena terakhir saya sudah dari sini pada Tahun Baru kemarin. Hanya saja saya sangat kesal karena Jalan ini menjadi penghambat perjalanan Rombongan dari Padangsidimpuan ke Huta Simaretung – Marancar – Tapanuli Selatan (yang jarak tempuhnya sebenarnya hanya kl. 1 Jam) tetapi menjadi molor 2 Jam.

Di Sugi Julu mobil yang membawa Jenazah harus sering dituntun dan beberapa dari kami turun untuk memandu menghindari Lobang, dan di salah satu Jembatan Mobil Jenazah sampai sangkut ass-nya dan terperangkap. Sinyal HP tak ada sehingga kami harus menunggu kenderaan lewat sampai sampai 1/2 jam untuk menitipkan pesan supaya keluarga yang telah menunggu di Poken Arba datang untuk membantu…

Lepas dari Perangkap Jalan Buruk di Sugi Julu rupanya, kami harus menghadapi Rintangan lain dan lebih berat di Tanjakan Lewat Jembatan Aek Marancar menuju Simaterung, 15 Menit Batu-batu harus disingkirkan dahulu dan Mobil harus di dorong sampai 10 orang untuk bisa melewati Tanjakan Berlumpur dan Semrawut..,

Baca Juga :  Untuk Mengatasi Over Kapasitas di Lapas Klas II B Padangsidimpuan, Kantor Staf Dialihkan jadi Ruang Tahanan

Kesal dan dongkol melihat  kondisi Jalan tidak beres ditambah kondisi Jenazah Ipar saya dalam Peti ketika sampai dan di buka sudah miring dan marsamburetan….

Pak Bupati Tolonglah…. bantu kami masyarakat dari Huta Marancar – Tapanuli Selatan ini, Bukankah Bapak dan Keluarga Berasal dari Huta ini (Tanjung Rompa / Simaretung) … ? (AKS)

5494130198 4edcd6d108 Songon On Ma Dalan Tu Huta Nami...!
Kondisi Jalan Tanjakan Lewat Jembatan Aek Marancar menuju Simaretung Photo: Pahompu
5493535703 e9bd64675a Songon On Ma Dalan Tu Huta Nami...!
Jalan Parah dan berlobang di Saba Dalan Photo: Pahompu
5493535347 ae3b00f85c Songon On Ma Dalan Tu Huta Nami...!
Jalan Parah dan berlobang di Saba Dalan Photo: Pahompu
5493535543 1629abb262 Songon On Ma Dalan Tu Huta Nami...!
Jalan Parah dan berlobang di Saba Dalan Photo: Pahompu
5493535141 6acbfc8e3a Songon On Ma Dalan Tu Huta Nami...!
Jalan Parah dan berlobang di Saba Dalan Photo: Pahompu
5494129200 d5f50e70f3 Songon On Ma Dalan Tu Huta Nami...!
Begitu Jalannya, Begitu pula Hutanya, Penuh jalan Berlobang dan Marsamburetan Photo: Pahompu
CATATAN : Artikel ini sudah dipublish sejak 9 tahun yang lalu. Informasi di dalamnya kemungkinan sudah tidak relavan dengan saat ini. Mohon dibaca dengan bijak, dengan melihat informasi terbaru/sumber-lain sebagai penyeimbang.

8 Komentar

  1. Tiru aja gaya Simalungun. Berangkat sekampung demo ke Kantor Bupati dan Kantor Kadis PU yang masih nompang di Kota Padangsidimpuan.Tanya digunakan kemana semua PAD dari Tambang mas Martabe, Perkebunan PTPN-III, Pt SKL di Bt Toru, Perkebunan ANJ Agri dan IUPHHK Pt PLS di Siais.

  2. rasanya sangat sulit untuk perbaikan jalan di tapsel,,,,apalagi untuk pembangunan jalan baru. Masalahnya adalah APBD nya 70 sd 75 % hanya untuk PNS.

  3. Dihitaon jot-jot tibu sega dalan harana bebas truk > 7 ton tu desa-desa hape kapasitas ni dalan bahat dope na kelas IV.Dungi hurang muse perhatian tu stream/bondar ni dalan, sa padena ikkon torus do hiang dalani – ulang tergenang aek.Pasti awet …….cubo daho.

  4. Kalau dilihat semua kondisi jalan di Jalan di Wilayah Tapanuli Selatan, Madina, Padangsidempuan, Padanglawas, maka namanya Jalan Desa, Jalan, Kecamatan, Jalan Kabupaten dan Jalan Propinsi maka sangat memprihatinkan, bahkan mata Para Bupati dan Para Pejabat seperti Buta melihat kenyataan yang ada atau saat melintasi setiap Jalan yang ada di wilayah tersebut.

  5. mungkin bupati bilang, maaf saya belum ngurus ttg jalan itu karena pemda lagi nadong hepeng atau maaf dana kampanye tim ku kemarin belum balek modal nih…

  6. Kalau saat kampanye dulu, kalau kita baca dan kita dengar apa yang disampaikan Pak Bupati sekarang, dia hendak memperbaiki dan menembus jalan ini hingga ke Sipirok dan Memberpaiki Jalan ini hingga ke Sidempuan dari Pasar marancar/Poken Arba lewat Sugi Juli. Bahkan beberapa kali dia melintasi jalan ini sebelum terpilih menjadi Bupati. Kalau dulu ada Bapak Bomer Pasaribu yang cukup peduli dengan asal Kampung oppungnya ini, sekarang masyarakat disana masih mengharapkan Kepedulian Adeknya yang juga menjadi Bupati saat ini. Namun menurut cerita-cerita masyarakat di daerah ini sejak terpilih jadi Bupati, janji memperbaiki jalan dan memperbaiki jalan hingga ke Kota Sipirok berlalu bagaikan angin berhembus melewati begitu saja. Masyarakat masih berharap kepedulian Bpk. Sahrul, Bupati Tapanuli Selatan untuk datang melihat situasi salah satu Tanah leluhurnya ini. Jangan hanya sekedar kampanye baru datang, tapi cobalah memberikan sedikit perhatian terhadap masyarakat ini berupa perbaikan jalan yang sudah beberapa tahun ini tidak diperbaiki hingga ke Tanjung Rompak dan Aek Nabara. Kalau dulu alasannya tidak masuk dalam Anggaran, maka tahun ini apakah Perbaikan jalan ini sudah masuk ke Anggaran tahun 2011??

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*