Sop Tulang Sum-sum, Ikan Mas Bakar, dan Angin Sanggarudang

by. Tikwan Raya Siregar
Sumber Asli: www.insidesumatera.com

GUNUNG LUBUK RAYA

Kabut menutupi sepertiga puncak gunung Sanggarudang. Kota Padangsidimpuan seperti biasa ribut sepanjang hari oleh suara becak dari mesin vespa. Ke arah Sadabuan (jurusan menuju Sibolga), pemandangan tertutup oleh barisan pegunungan yang membiru. Selain Sanggarudang, ada juga gunung Lubuk Raya.

Kami harus makan siang meski baru pukul 11.30 WIB. Cuaca dingin Padangsidimpuan selalu membuat pendatang merasa lapar sebelum jadwal makan. Tujuan kami adalah Rumah Makan Angin Berhembus di daerah Sadabuan, sekitar 10 menit dari jantung Kota Salak.

Rumah makan ini direkomendasikan seorang teman yang kebetulan dulu pernah bertugas di Tapsel. Letaknya di pinggir jalan Padangsidimpuan-Sibolga. Di sekelilingnya kebun warga terhampar cukup luas dan kebanyakan ditanami sayuran. Kami sengaja tiba lebih awal sebelum rumah makan itu terlanjur ramai pada saat makan siang.

Seorang ibu setengah baya memakai songkok menyambut kami di sebuah bangunan panggung kayu. Sederhana sekali. Di bagian dalam, berbagai perusahaan seperti minuman botol dan rokok memasang papan-papan reklamenya. Rupanya mereka sudah tahu, rumah makan ini tepat sekali sebagai media promosi.

“Silakan duduk. Mau pesan sop tulang sum-sum atau ikan mas bakar?” sapanya hangat dengan logat khas Tapsel yang kental. Kami memesan kedua-duanya. Tidak berapa lama kedua menu itu tiba di hadapan kami dalam keadaan hangat dengan asap yang mengepul. Harumnya, ala mak!

Seorang teman menyebutkan, sop tulang sum-sum di sini adalah yang terbaik di Padangsidimpuan. Bahkan beberapa orang berani menempatkannya sebagai yang terbaik di Sumatera Utara. Kami jadi tak sabar segera mencobanya.

Baca Juga :  Warga Dusun Lumban Dolok, Tembak Tiga Tetangga dengan Senapan Angin Dan Coba Bunuh Diri

Dan mereka ternyata tidak berlebihan. Sop ini benar-benar membuat kami harus melupakan sekeliling untuk beberapa lama. Bahannya terasa segar. Racikan bumbunya mengena dan menaklukkan selera. Suasana makan siang pun terasa bagai perjamuan istimewa. Kami tidak sedang menyuruh Anda datang ke Padangsidimpuan. Tapi bila karena suatu hal Anda berada di kota ini, kami mewajibkan Anda mencicipi sop tulang sum-sum RM Angin Berhembus.

Rumah makan ini adalah milik sepasang suami istri bernama Hj Nurmainah Harahap dan H. Dahron Dalimunthe. Dulunya, mereka berdua hanyalah sepasang suami istri yang hidup sederhana. Sang suami bekerja menjaga kebun pisang orang. Hingga pada suatu hari mereka mencoba membuka kedai kecil-kecilan. Setelah itu mereka berpindah-pindah tempat sampai 2 kali hingga akhirnya menetap di lokasi yang sekarang.

Kini keduanya mengelola sebuah bisnis yang sangat berkembang. Aset mereka terus bertambah. Bahkan sekarang, seorang anak perempuannya telah membuka cabang RM Angin Berhembus di kota Panyabungan.

Meski tampil sederhana, pengunjung rumah makan ini bukanlah orang-orang biasa. Beberapa hari sebelum meninggal dalam kecelakaan pesawat, mendiang Gubsu T. Rizal Nurdin beserta staf dan keluarganya pernah makan di sini. Almarhum bahkan sempat meminta diabadikan bersama yang punya rumah makan. Konon, setiap bupati Tapsel juga tercatat pernah makan di sini. Yang terakhir adalah Ongku Hasibuan, bupati Tapsel sekarang.

Baca Juga :  Cabai Merah Rp. 10.000 per Kg Di Sakumpal Bonang

Sejumlah orang penting dari Jakarta, baik tokoh pemerintahan, pengusaha, artis, maupun tokoh LSM tak jarang kepergok nongkrong di RM Angin Berhembus. Lucunya, sang pemilik rumah makan lebih sering tidak mengenal tamu-tamu penting yang datang ke tempatnya. Mereka memang tidak memiliki segmentasi ketat terhadap pelanggannya. Harga juga sangat terjangkau semua pihak.

Nama rumah makan ini juga sangat terinspirasi oleh lokasinya yang memang kaya angin. Suasana ruangan makan dibiarkan terbuka sehingga angin sejuk dari puncak pegunungan bebas keluar masuk. Tapi sial, sehabis menyantap sop dan tiga kali tambu, pelupuk mata tiba-tiba sulit diajak kompromi. Kantuk datang seperti sihir yang menyerang.

CATATAN : Artikel ini sudah dipublish sejak 9 tahun yang lalu. Informasi di dalamnya kemungkinan sudah tidak relavan dengan saat ini. Mohon dibaca dengan bijak, dengan melihat informasi terbaru/sumber-lain sebagai penyeimbang.

1 Komentar

  1. sop sum sum nya sangat nikmat, apa lagi ikan mas bakarnya. kalau bisa buka lagi cabang di Medan atau sekitarnya. semoga makin berhasil……

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*