Sopir Angkot Demo Kantor Walikota Sidempuan

Padangsidimpuan, (Analisa). Seratusan sopir angkot line 02 jurusan Terminal Pijorkoling-Padangmatinggi menggelar aksi demonstrasi di halaman kantor Walikota Padangsidempuan, Senin (24/3).

Pantauan Analisa, para sopir angkot itu tiba di halaman kantor Walikota Sidimpuan dengan mengendarai seratusan angkot sekitar pukul 12.00 WIB. Selanjutnya, mereka menggelar mimbar umum sembari meneriakkan yel-yel perjuangan.

“Aktifkan terminal Pijorkoling, berikan kami keadilan jangan pilih kasih, ” ujar para supir angkot bergantian. Dalam selebaran pernyataan sikapnya para sopir angkot ini meminta Walikota P. Sidempuan melalui dinas terkait untuk tidak tutup mata atas kondisi yang dihadapi angkutan line 02.

Mereka menilai, Pemko P. Sidimpuan tidak tegas dalam upaya pengaktifan terminal-terminal di P. Sidempuan. “Jika terminal Hutaimbaru, Batunadua bisa aktif, kenapa Poijorkoling tidak, mana rasa adilmu, “cetus A. Nasution salah seorang supir line 02.

Selain itu, mereka menuntut berbagai penyimpangan yang merugikan sopir dan pengusaha angkutan kota (Angkot).

Terutama penertiban terhadap angkutan taksi dan travel agar menurunkan penumpang di terminal serta penutupan loket-loket angkutan umum di pusat kota dan daerah terlarang.

Para sopir angkot itu, bertahan di halaman kantor walikot hingga sore hari, karena kurang mendapat respek dari Walikota Sidempuan.

Mogok

Sebelumnya, sekitar pukul 10.00 WIB, para sopir angkot line-02 itu juga melakukan aksi mogok dengan memarkirkan kenderaannya secara tertib dikiri-kanan piggir jalan mulai dari pintu masuk Terminal Palampat Pijorkoling.

Baca Juga :  Warga Naga Juang Madina Kembali Blokir Jalinsum

Akibat aksi mogok kerja yang dilakukan supir angkot bersama kenderaannya masing-masing membuat penumpang terlantar. Dengan terpaksa, penumpang yang selama ini menggunakan jasa angkotan kota terpaksa naik Betor (Beca Bermotor) untuk bisa sampai kepusat kota meski harus merogok kocek lebih banyak. (hih)

Sumber: analisadaily.com

CATATAN : Artikel ini sudah dipublish sejak 5 tahun yang lalu. Informasi di dalamnya kemungkinan sudah tidak relavan dengan saat ini. Mohon dibaca dengan bijak, dengan melihat informasi terbaru/sumber-lain sebagai penyeimbang.

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*