Sopir dan Kernet Bus ALS Kabur

MEDAN, KOMPAS.com – Kepolisian Resor Tapanuli Selatan, Sumut masih berupaya mengevakuasi badan bus antar lintas Sumatera (ALS)  yang jatuh ke telaga di Aek Latong, Minggu (26/6/2011).

Korban yang tewas dalam kecelakaan tersebut dipastikan berjumlah 14 orang. Delapan di antaranya adalah bocah balita.

Bus ALS jurusan Medan-Bengkulu tidak kuat menanjak di tanjakan yang menikung di Aek Latong. Akibatnya, bus berjalan mundur dan tercebur ke telaga yang berada di sisi kanan jalan pada Minggu menjelang subuh.

Adapun sopir dan kernet bus melarikan diri. “Kami baru tiba di lokasi sejam kemudian setelah mendengar laporan warga,” kata Kepala Satuan Lalu-lintas Resor Tapanuli Selatan AKP Widodo.

Dia menjelaskan, sebelumnya, bus mengalami kerusakan ban kanan belakang di lokasi sekitar 10 kilometer dari telaga tersebut. Setelah diperbaiki bus yang memuat 65 orang itu melanjutkan perjalanan.

Seorang penumpang bus yang selamat, Nur Sawali, menceritakan, ketika hendak melalui tanjakan, sopir meminta penumpang turun.

Sekitar 49 penumpang yang saat itu terjaga pun turun. Namun penumpang yang tertidur, yang sebagian besar balita, tetap berada di dalam bus. Hanya dua dari mereka yang selamat, sementara 14 lainnya tewas. Saat itu kondisi jalan sedang sepi sehingga tidak ada yang menolong korban.

Aek Latong, Tapanuli Selatan berjarak sekitar delapan jam perjalanan darat dari Medan. Kondisi jalan ini sangat labil. Bahkan sebagian badan jalan ambles. Jalan ini sangat licin ketika hujan turun. Tak terhitung lagi jumlah kendaraan yang mengalami kecelakaan di titik ini.

CATATAN : Artikel ini sudah dipublish sejak 9 tahun yang lalu. Informasi di dalamnya kemungkinan sudah tidak relavan dengan saat ini. Mohon dibaca dengan bijak, dengan melihat informasi terbaru/sumber-lain sebagai penyeimbang.
Baca Juga :  Bupati Resmikan Pilkades Serentak Tapsel

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*