Sri Lanka Kekurangan Siswa Akibat Keberhasilan Program Keluarga Berencana

Kolombo – Jumlah anak yang bersekolah di Sri Lanka telah merosot tajam akibat keberhasilan program keluarga berencana di negeri itu, demikian laporan harian berbahasa Inggris lokal, Kamis.

Sebagaimana dikutip harian The Island, Menteri Pendidikan Bandula Gunawardena mengatakan jumlah anak usia sekolah –5 sampai 19 tahun– telah merosot dari 5,4 juta pada 1981 menjadi 4,1 juta pada 2008, “berkat keberhasilan program keluarga berencana”.

Gunawardena mengatakan itu telah membuat ditutupnya sejumlah sekolah karena tak ada anak yang bersekolah di sana, demikian diwartakan Xinhua-OANA.

“Tak ada alasan untuk tetap membuka sekolah sedangkan di sana tak ada anak yang bersekolah,” kata Gunawardena sebagaimana dikutip.

Menteri tersebut mengatakan Sri Lanka memiliki penduduk yang dengan cepat menjadi tua dan kategori tertentu piramida penduduk telah berubah sehingga bentuknya tidak menyerupai piramida lagi.

Dengan perkiraan 20 juta warga, Sri Lanka memiliki sistem pendidikan gratis yang dimulai pada 1945.

Sumber: http://www.antara.co.id/berita/1274326248/gara-gara-kb-sri-lanka-kekurangan-siswa

CATATAN : Artikel ini sudah dipublish sejak 10 tahun yang lalu. Informasi di dalamnya kemungkinan sudah tidak relavan dengan saat ini. Mohon dibaca dengan bijak, dengan melihat informasi terbaru/sumber-lain sebagai penyeimbang.

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*