Sri Mulyani Kembali Masuk Daftar Wanita Berpengaruh Di Dunia Versi Forbes

KOMPAS.com — Mantan Menteri Keuangan RI, Sri Mulyani Indrawati kembali masuk ke dalam daftar wanita paling berpengaruh di dunia.

Wanita yang sekarang menjabat sebagai Direktur Pelaksana Bank Dunia ini menduduki peringkat ke-65, dari 100 wanita dunia paling berpengaruh di dunia tahun 2011 yang dirilis majalah Forbes, Rabu  (24/8/2011) waktu setempat.

Sebelumnya, Sri Mulyani masuk ke dalam daftar wanita paling berpengaruh di dunia tahun 2008 saat ia menjadi Menteri Keuangan RI dengan berada di peringkat ke-23. Kala itu, ia bahkan mengalahkan posisi Hillary Rodham Clinton yang saat itu menjadi senator, di urutan ke-28.

Kemudian tahun 2009, wanita yang akrab dipanggil Mbak Ani ini turun ke peringkat 71. Sedangkan tahun 2010, Forbes sama sekali tidak memasukkan namanya ke dalam daftar tersebut. Namun, CNN memasukkan Mbak Ani ke dalam daftar wanita berpengaruh di Asia 2010. Dan tahun 2011 ini, Forbes kembali memasukkan wanita yang disebut-sebut berpeluang menjadi calon presiden RI ini ke dalam daftar wanita paling berpengaruh 2011.

Pada tahun ini, kalangan pebisnis mendominasi daftar wanita paling berpengaruh, yakni mencapai 49 orang. Sisanya dari politisi, seperti Hillary Clinton, kemudian ada entertainer, seperti Lady Gaga, di posisi ke-11, serta beberapa miliuner wanita.

Berikut ini adalah 10 wanita paling berpengaruh di dunia versi majalah Forbes: 1. Angela Merkel, Kanselir Jerman 2. Hillary Clinton, Menlu Amerika Serikat 3. Dilma Rousseffm, Presiden Brasil 4. Indra Nooyi, Chief Executive PepsiCo 5. Sheryl Sandberg, COO Facebook 6. Melinda Gates, Co Founder Cochair Bill & Melinda Gates Foundation 7. Sonia Gandhi, Ketua Partai Kongres Nasional India 8. Michelle Obama, First Lady Amerika Serikat 9. Christine Lagarde, Managing Director Dana Moneter Internasional (IMF) 10. Irene Rosenfeld, CEO Kraft Foods

CATATAN : Artikel ini sudah dipublish sejak 8 tahun yang lalu. Informasi di dalamnya kemungkinan sudah tidak relavan dengan saat ini. Mohon dibaca dengan bijak, dengan melihat informasi terbaru/sumber-lain sebagai penyeimbang.
Baca Juga :  Balimau Makan Korban

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*