Sudah 215 Warga di 18 Desa Terserang – Status KLB Diare Masih Berlanjut

Paluta, Kasus Kejadian Luar Biasa (KLB) Diare yang melanda wilayah Pasar Matanggor dan sekitarnya Kecamatan Batang Onang, hingga Minggu (8/6) masih mewabah. Puskesmas setempat telah mencatat 215 pasien yang menderita penyakit diare.

Dari 32 desa yang ada di Kecamatan Batang Onang, sudah 18 desa yang terkena wabah penyakit diare.

Demikian disampaikan Kapus Pasar Matanggor Leli Asni Siregar kepada wartawan, Minggu (8/6).

Leli menyebutkan, KLB yang telah melanda Kecamatan Batang Onang tersebut telah terjadi lebih dari 2 minggu, dimana jumlah pasien yang datang melapor maupun berobat ke Puskesmas yang dipimpinnya itu pun bervariasi jumlahnya.

“Hingga Minggu (8/6) status KLB masih berlaku. Warga yang datang berobat pun terkadang tidak menentu jumlahnya, kadang 5 orang per hari dan bahkan kadang puluhan orang dalam satu hari,” ujar Leli.

Pihak puskesmas pun, lanjutnya, dalam mengantisipasi penyebaran KLB ini terus proaktif dalam melakukan penanggulangan yakni dengan cara membentuk posko diare dengan pelayanan pengobatan gratis, pemberian oralit dan zink serta penyuluhan PHBS kepada seluruh warga.

Kadis Kesehatan Junaidah Harahap melalui Kasi Wabah Bencana Nurmaynides mengatakan, sudah mendapatkan laporan tentang adanya wabah diare tersebut dan dirinya pun menambahkan kasus yang menimpa warga di 2 kecamatan ini sudah dilaporkan ke Dinas Kesehatan Provinsi Sumut.

Langkah yang diambil Pemkab Paluta melalui Dinkes, kata Nurmaynides, pihaknya sudah membuka posko pengobatan diare yang bebas biaya serta akan tetap melakukan monitoring serta kontrol terkait dampak, pengendalian serta pencegahan penyakit yang telah memakan korban 2 orang meninggal dunia. (ong)/ (Analisa).

Baca Juga :  Juventus Mengincar Huntelaar
CATATAN : Artikel ini sudah dipublish sejak 6 tahun yang lalu. Informasi di dalamnya kemungkinan sudah tidak relavan dengan saat ini. Mohon dibaca dengan bijak, dengan melihat informasi terbaru/sumber-lain sebagai penyeimbang.

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*