STKIP “Tapanuli Selatan” Psp Bantu Korban Banjir Bandang

TAPSEL – Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Kependidikan (STKIP) “Tapanuli Selatan” Padangsidimpuan (Psp) melaksanakan bakti sosial (baksos). Hal ini mereka lakukan sebagai bentuk kepedulian kepada sesama dan lingkungannya. Kegiatan berupa pemberian bantuan kepada korban banjir bandang di Lingkungan I Garonggang, Kelurahan Pardomuan, Kecamatan Angkola Selatan, Kabupaten Tapanuli Selatan (Tapsel), pekan lalu.

Ketua Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) dan Majelis Permusyawaratan Mahasiswa (MPM) STKIP “Tapanuli Selatan” Psp, Ali Sahbani Harahap dan Rijal Allamah Harahap Kamis (22/11) menyampaikan, baksos tersebut dipelopori Departemen Sosial BEM yang dikoordinatori Sahraini dan MPM.  “Hal ini kami lakukan, guna membantu meringankan beban yang di alami korban banjir bandang yang terjadi Oktober 2012 lalu,” kata Ali Sahbani Harahap dan Rijal Allamah Harahap.

Diungkapkannya, bantuan yang mereka berikan berupa uang sekitar Rp2,7 juta. Bantuan untuk korban banjir bandang di lingkungan tersebut merupakan hasil yang mereka galang dari sesama mahasiswa di STKIP “Tapanuli Selatan” Psp. “Kami berharap ke depan, adanya perhatian pemerintah daerah yang lebih baik dalam mencegah dan menanggulangi bencana alam yang selama ini sering terjadi,” ujar Ali Sahbani Harahap.

Dikatakan Sahbani, kegiatan baksos tersebut juga dihadiri fingsionaris BEM dan Ketua MPM, Rijal Allamah Harahap beserta jajarannya. Mereka yang disambut Kepala Lingkungan (Kepling) I Garoga, Abdus Somad Pulungan bersama sejumlah warga lainnya. Kepling I Garonggang dalam kesempatan tersebut mengucapkan terima kasih atas kepedulian keluarga besar STKIP “Tapanuli Selatan” Psp yang dipimpin, Mara Amin Harahap SPd Mhum dan Ketua Yayasan Al Iman Psp selaku badan pengelola STKIP “Tapanuli Selatan” Psp, H Sahrul Hadi Lubis. (neo/mer)

Baca Juga :  Dintaben Sumut Temukan 14 Titik Panas Bumi Di Madina

 

sumber : www.metrosiantar.com

CATATAN : Artikel ini sudah dipublish sejak 8 tahun yang lalu. Informasi di dalamnya kemungkinan sudah tidak relavan dengan saat ini. Mohon dibaca dengan bijak, dengan melihat informasi terbaru/sumber-lain sebagai penyeimbang.

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*