Suara Burung Walet Di Tengah Kota Padangsidimpuan

Bagi anda yang belum pernah dan ingin mendengarkan suara burung walet, tidak usah pergi jauh-jauh, datang saja ke Padangsidimpuan.

Di kota salak yang belakangan sering diterpa banyak isu korupsi itu, suara burung walet bisa didengar sepuasnya di kawasan Jalan WR Supratman sekira 300 meter dari kantor Walikota Padangsidimpuan.

Di kawasan itu, kita bisa melihat sederetan bangunan ruko bertingkat III, dan rata-rata dihuni etnis Tionghoa. Dari sejumlah bangunan ruko itulah dengan jelas bisa kita lihat dan mendengarkan suara burung walet.

Bahkan, suara burung walet tersebut menjadi ciri khas tersendiri di kawasan itu. Bila diperhatikan, kondisi bangunan paling atas ruko terlihat tertutup, termasuk jendela yang sepertinya jarang dan mungkin tidak pernah dibuka, berarti bisa dibayangkan kondisi salah satu ruangan ruko itu gelap.

Lalu timbul pertanyaan mengapa kondisi itu dibuat demikian? Apa karena ada aktivitas usaha lain semacam penangkar burung walet yang sedang berlangsung di ruko tersebut? Jika dugaan itu benar, berarti bangunan ruko di kawasan Jalan WR Supratman telah berubah fungsi, dan Pemko Padangsidimpuan kelihatannya diam dan tidak pernah melakukan penertiban. Sarmin Harahap

CATATAN : Artikel ini sudah dipublish sejak 11 tahun yang lalu. Informasi di dalamnya kemungkinan sudah tidak relavan dengan saat ini. Mohon dibaca dengan bijak, dengan melihat informasi terbaru/sumber-lain sebagai penyeimbang.
Baca Juga :  Nyabu, Oknum Polisi Tapsel Diringkus

2 Komentar

  1. saya pernah kerumah adik saya di Benkalis-Riau tahun 2005 pusat kota penuh dengan kicauan burung walet, saya tanya incek Cina satu bahwa itu gak semua suara asli burung walet…. tapi suara dari tape recorder yg diputar untuk merayu burung walet agar bersarang di rukonya. Jadi bisnis dibawah ( toko ) diatas pun bisnis…… ya semacam ternak walet.

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*