Sudah Bergaji Rp 200 Juta Lebih, Dewan Gubernur BI Masih Minta Naik

Meski sudah bergaji tinggi menembus Rp 200 juta, Dewan Gubernur Bank Indonesia (BI) masih meminta kenaikan gaji tahun ini. Besaran kenaikan yang diajukan adalah 3%, namun belum disetujui DPR.

Wakil Ketua Komisi XI DPR Harry Azhar Azis mengatakan, usulan kenaikan gaji dewan gubernur ini belum disetujui karena rapat antara DPR dengan Dewan Gubernur BI tidak dihadiri oleh Gubernur BI Darmin Nasution.

“Ada 3 skenario yang akan dijawab minggu depan akan dijawab oleh DPR,” ujar Harry kepada detikFinance, Rabu (26/1/2011).

T?iga skenario yang disiapkan untuk kenaikan Dewan Gubernur BI ini adalah:

  • Tidak ada kenaikan gaji karena ada kegagalan pencapaian target inflasi.
  • Gubernur saja yang tidak naik, sedangkan Deputi Gubernur naik 3%.
  • Deputi Gubernur naik 3% dan Gubernur sedikit di bawah 3%.

Dikatakan Harry, gaji pokok Deputi Gubernur BI adalah Rp 31,9 juta, untuk Deputi Gubernur Senior Rp 35 juta, dan untuk Gubernur Rp 41,1 juta.

“Namun gaji terakhir Gubernur BI di 2006 Rp 265 juta itu sudah termasuk gaji operasional namun masih di luar tunjangan,” jelas Harry.

Tunjangan yang diberikan untuk level Dewan Gubernur BI ini sangat banyak.

Belum lagi ada kenaikan untuk pengembangan seperti kalau ingin melanjutkan sekolah ke tingkat S3, dana pensiun, iuran Jamsostek, Tunjangan Hari Raya, dan sebagainya.
(dnl/qom) (detik.com)

CATATAN : Artikel ini sudah dipublish sejak 11 tahun yang lalu. Informasi di dalamnya kemungkinan sudah tidak relavan dengan saat ini. Mohon dibaca dengan bijak, dengan melihat informasi terbaru/sumber-lain sebagai penyeimbang.
Baca Juga :  Seluruh Penumpang Lion Air Yang Kecelakaan di Bali Selamat

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*