Sudah Cair tapi Belum Dibagikan pada CPNS – Gaji Ke-13 CPNS Pemkab Labuhanbatu Selatan Diduga Digelapkan

Sedikitnya 500-an CPNS Pemkab Labuhanbatu Selatan (Labusel) mengaku dirugikan oknum pejabat bagian keuangan. Pasalnya, gaji ke-13 yang menjadi hak mereka belum juga diterima.

Diduga dana tersebut telah digelapkan, atau sengaja didepositokan untuk keuntungan pribadi. Kalkulasi sementara gaji ke-13 CPNS yang digelapkan itu mencapai Rp800 juta lebih. Hal itu dilihat dari jumlah CPNS yang bergaji rata-rata Rp1.6 juta/bulan dikalikan 500 orang.

Mereka sudah berulangkali menanyakan hal itu ke Bendahara Umum Daerah (BUD) maupun BPKKAD. “Sudah capek kami tanyakan sama mereka, tapi jawabannya selalu saja sedang diurus, padahal gaji ke-13 itukan hak kami. Kenapa ditahan mereka?” ucap para CPNS yang belum bersedia disebutkan identitasnya.

Padahal kata para CPNS yang ditemui METRO di lingkungan Pemkab Labusel, Kamis (25/11), seharusnya gaji tersebut sudah direalisasikan sejak Juli 2010 lalu. Kenyataannya sampai November ini belum juga dicairkan.

Terpisah, BUD Pemkab Labusel, Afni mengatakan, masalah gaji ke-13 bukan kewenangannya lagi untuk membayarkan. Pasalnya menurut Afni, semua gaji pegawai sudah ditangani oleh dinas masing-masing.

“Kalau mau jelas lagi soal gaji ke-13 CPNS itu, tanya saja ke bagian pendapatan ataupun pak Marahalim di bagian anggaran di Dinas Pendapatan. Mungkin beliau bisa menjelaskan,” ucap Afni mengarahkan.

Kepala Badan Pengelola Keuangan Dan Kekayaan Aset Daerah (BPKKAD) Drs Hopner melalui bagian anggaran Marahalim ketika dikonfirmasi METRO menuturkan, sejauh ini pihaknya belum berani mencairkan dana tersebut.

Baca Juga :  DPRD Sumut orang-orang Syamsul?

Menurut Marahalim, para CPNS itu baru saja gajian pada Juni 2010 yang lalu. “Masalah gaji ke-13 CPNS kami belum berani membagikannya karena baru bulan Juni kemarin mereka gajian. Sementara gaji ke-13 dicairkan pada bulan Juli. Jadi kami belum tahu jelas bagaimana aturannya,” ucap Marahalim.

Ketika disinggung apakah nantinya gaji ke-13 itu pada akhirnya akan dibagikan kepada para CPNS, Marahalim tak bisa memastikan.

“Dana itu belum tentu dicairkan atau tidak. Karena kita belum mengerti bagaimana aturannya,” jawabnya singkat. (metrosiantar.com)

CATATAN : Artikel ini sudah dipublish sejak 11 tahun yang lalu. Informasi di dalamnya kemungkinan sudah tidak relavan dengan saat ini. Mohon dibaca dengan bijak, dengan melihat informasi terbaru/sumber-lain sebagai penyeimbang.

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*