Suhardin, Bocah laki-laki asal Desa Aek Banir, Mandina, Sumut, Tiga Tahun Hidup dari Belas Kasihan Tetangga

www.liputan6.com

Suhardin, Bocah laki-laki asal Desa Aek Banir, Mandina, Sumut, Tiga Tahun Hidup dari Belas Kasihan Tetangga

Panyabungan: Suhardin, bocah laki-laki asal Desa Aek Banir, Mandailing Natal, Sumatra Utara, harus berjuang hidup sendirian setelah ditelantarkan ibu kandungnya. Bocah berusia sembilan tahun ini tinggal di sebuah gubuk kecil dan bertahan hidup dari belas kasihan tetangganya.

Suhardin bukanlah yatim piatu. Ibunya, Aminah masih hidup. Namun, sang bunda tinggal dengan ayah tiri Suhardin yang tega memisahkan mereka berdua karena sang bocah tunarungu.

Sesekali Suhardin berjualan air nira dan menjadi kuli angkut barang untuk bisa menyambung hidup. Suhardin pun tidak lagi sekolah. Ia hanya sempat mengenyam pendidikan hingga kelas satu sekolah dasar.

Dia pun berharap, ibunya mau menerima dan mengasuhnya kembali. Tidak seperti sekarang, lepas dari tanggung jawab demi hidup bersama suami barunya.(IDS/ANS)

CATATAN : Artikel ini sudah dipublish sejak 10 tahun yang lalu. Informasi di dalamnya kemungkinan sudah tidak relavan dengan saat ini. Mohon dibaca dengan bijak, dengan melihat informasi terbaru/sumber-lain sebagai penyeimbang.

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*