Sukseskan Pemilu, Polda Sumut Siapkan 10.966 Personel

(Analisa/Khairil Umri) PENGAMANAN PEMILU: Wakapolda Sumut Kombes Pol Basarudin memeriksa barisan pasukan pada Apel Pengamanan Pemilu di Mapoldasu, Jumat (14/3). Polri beserta jajarannya siap mengawal pelaksanaan Pemilu yang akan berlangsung pada 9 April mendatang.

Medan, (Analisa). Polda Sumut menyiapkan 10.966 personel Polri dibantu 2.193 unsur pendukung dari TNI guna menyukseskan tahapan kampanye hingga Pemilu, sekaligus menjamin rasa aman kepada masyarakat dalam menggunakan hak pilihnya.

“Seluruh personel diminta memetakan setiap kerawanan pada tahapan Pemilu 2014, melakukan deteksi dini dengan mengoptimalkan fungsi intelijen, didukung Bhabinkamtibmas,” ujar Kapolda Sumut, Irjen Pol Syarief Gunawan dalam amanatnya yang dibacakan Waka Polda, Brigjen Pol Basarudin pada Apel Gelar Pasukan Operasi Mantap Brata Toba 2014 di Lapangan KS Tubun, Jumat (14/3) pagi.

Dengan demikian, sebut Kapolda, setiap permasalahan yang berpotensi mengganggu tahapan Pemilu 2014, dapat diantisipasi sedini mungkin dan tidak menimbulkan dampak lebih luas.

“Terkait tindak pidana Pemilu, Polri bekerja sama dengan Kejaksaan dan Bawaslu, diharap dapat mengoptimalkan peran sentra Gakkumdu sehingga bisa menyelesaikan dengan tuntas setiap pelanggaran terjadi,” ujarnya.

Disebutkan, operasi Mantap Brata untuk mengecek kesiapan personel dan kelengkapan sarana prasarana Polri sebelum diterjunkan ke lapangan. Ke depan diharap, semua perencanaan berjalan optimal dalam mendukung pelaksanaan pengamanan Pemilu.

Operasi Mantap Brata, kata Kapolda, dilaksanakan 224 hari di seluruh Indonesia dengan mengedepankan kegiatan preemtif dan preventif, didukung kegiatan intelijen, penegakan hukum, kuratif dan rehabilitasi, dalam rangka mengamankan setiap tahapan inti Pemilu 2014.

Baca Juga :  Korupsi APBD Langkat - Gubernur Sumut Syamsul Arifin Pernah Kembalikan Uang Rp 60 M

“Setiap tahapan Pemilu selalu ada potensi kerawanan yang perlu diidentifikasi, diantisipasi dan ditangani dengan cepat, tepat dan profesional agar tidak berkembang menjadi gangguan nyata, yang dapat mengganggu dan menghambat penyelenggaraan Pemilu,” sebutnya.

Dikatakan, berbagai potensi kerawanan dapat terjadi dalam setiap tahapan Pemilu, antara lain, pelanggaran tindak pidana pemilu, termasuk tindak pidana umum yang harus dapat dikelola dan ditangani secara profesional, transparan dan akuntabel.

“Berdasarkan Undang-undang Dasar 1945, Pemilu merupakan wujud keikutsertaan seluruh rakyat Indonesia dalam penyelenggaraan pemerintahan negara. Pemilu sarana demokratis untuk menyampaikan aspirasi rakyat dalam rangka membentuk sistem negara yang legitimasi dan berkedaulatan,” tutup Kapolda.

Polresta Medan 733 Personel

Sementara itu, Kabag Ops Polresta Medan Kompol Sugeng Riyadi didampingi Humas AKP Riama Siahaan usai kegiatan Apel Ops Mantap Brata Toba 2014 menjelang kampanye di Mapolresta Medan, Jumat (14/3), mengatakan selama kampanye, Polresta Medan akan mengerahkan 733 personel mengamankan 13 lokasi yang dijadikan tempat kampanye di kawasan Medan dan Deli Serdang.

Dijelaskan, setelah melakukan pengamanan kampanye sampai H-4, pihaknya mengerahkan 1.479 personel melakukan penjagaan di seluruh TPS yang ada di wilayah hukum Polresta Medan.

Selain itu lanjutnya, ada 30 personel yang melakukan penjagaan di gudang KPU untuk mengantisipasi hal yang tidak diinginkan.

Ditanya wartawan 13 lokasi kampanye, Kompol Sugeng Riyadi menjelaskan Lapangan Merdeka, Lapangan Bola Air Bersih, Lapangan Bola Delitua, Lapangan Bola kaki Luku, Lapangan Bola kaki Bunga Rante, Lapangan Gajah Mada, Lapangan Desa Cinta Rakyat, Lapangan Tuntungan, Lapangan Perkemahan Sibolangit, Lapangan Desa Suka Maju Sunggal, Lapangan Desa Marindal, Lapangan Bola Helvetia, Lapangan Sei Mencirim. (hen/aru)

Baca Juga :  Petani Taput Kembangkan Benih Unggul Kopi “Sigarar Utang”

SUmber: analisadaily.com

CATATAN : Artikel ini sudah dipublish sejak 7 tahun yang lalu. Informasi di dalamnya kemungkinan sudah tidak relavan dengan saat ini. Mohon dibaca dengan bijak, dengan melihat informasi terbaru/sumber-lain sebagai penyeimbang.

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*