Sumur Warga Huristak Keluarkan Minyak

57644510282a38e33bde7f70a61fafeff80cd41 Sumur Warga Huristak Keluarkan Minyak
Sejumlah warga Huristak sedang memperhatikan air sumur yang berubah menjadi minyak. Bahkan ada warga yang mengambil minyak tersebut untuk digunakan sebagai bahan bakar memasak dan keperluan lainnya, Selasa (27/7).

Sumur milik Sutor Hasibuan (33), warga Pasar Huristak, Kecamatan Huristak, Kabupaten Padang Lawas yang biasa dipakai untuk mandi, cuci dan kakus (MCK), mendadak menggegerkan warga. Sumur yang terletak di dapur rumah tersebut airnya berubah menjadi cairan mirip minyak yang bau dan jenisnya seperti solar dan minyak tanah.

Camat Huristak Hasnan Siregar didampingi pemilik sumur, Sutor Hasibuan kepada METRO, Selasa (27/7) menuturkan, perubahan sumur yang biasa digunakan untuk MCK menjadi sumur mirip minyak itu berawal saat terjadinya gempa bumi pada Sabtu (24/7) pagi sekira pukul 07.00 WIB. Setelah gempa mengguncang wilayah Tabagsel atau sekitar tiga jam kemudian, Sutor, pemilik sumur berencana mandi di kamar mandinya.

Namun, ketika mengambil air dengan ember, tiba-tiba Sutor mencium bau solar, dan juga minyak tanah yang menyengat dari sumurnya. Sementara warna air pun juga berubah.

Melihat ada perubahan baik pada warna serta cairan yang menggumpal-gumpal tidak seperti lazimnya air biasa, Sutor pun memanggil istrinya yang kesehariannya menjual barang-barang klontong di depan rumahnya.

“Pada saat itu juga saya sampaikan ke warga sekitar kalau air sumur saya berubah menjadi minyak. Warga kemudian berbondong-bondong mendatangi rumah saya untuk melihatnya. Warga pun takjub melihat keajaiban tersebut. Bahkan ada warga yang seperti mual saat mencium air di sumur yang berbau minyak tanah atau solar itu,” ucap Sutor.

Diutarakannya, keanehan yang muncul ketika ada warga Huristak yang mencoba air yang berubah menjadi mirip minyak tersebut untuk digunakan sebagai bahan bakar kompor minyak tanah serta lampu. Ternyata, bisa dipakai untuk bahan bakar.

Baca Juga :  Dua Wanita Warga Dalan Lidang Madina Dibunuh Perampok

“Melihat ada warga yang menggunakan sumur minyak tersebut menjadi bahan bakar, warga pun datang berbondong-bondong mengambil sumur minyak saya, bahkan banyak yang datang dari luar desa kami. Kami gratiskan saja, tidak ada kami jual. Siapa yang mau ambil, ambil saja,” ucapnya.

Lebih lanjut dikatakan Sutor, diperkirakan sudah ada dua drum minyak yang diambil oleh warga untuk dibawa ke rumah masing-masing dan digunakan sebagai bahan bakar. Bahkan dari pengakuan warga tidak ada bedanya dengan minyak tanah.

“Hasilnya bagus, tidak ada yang beda dengan minyak tanah. Contohnya, kayu dimasukkan saja ke dalam minyak yang baru diambil dari sumur, kemudian dibakar. Apinya pun langsung membara, atau terbakar seperti layakanya bahan bakar minyak tanah. Makanya sekarang kami beritahukan kepada warga agar tidak merokok saat melihat sumur ini,” terangnya lagi.

Ditambahkan Sutor, selama ini sumur tersebut tidak digunakannya untuk keperluan air minum, karena warna airnya keruh atau kuning. Usia sumurnya tersebut sekitar 10 tahun dengan kedalaman 10 meter.

Diakuinya, dirinya sangat takut jika rumahnya akan digusur nantinya karena sumurnya tersebut adalah ladang minyak. “Tapi saat ini saya hanya bisa pasrah. Mudah-mudahan ini membawa berkah. Sebab sudah jelas kita lihat bersama ini benar-benar minyak. Minyak dari sumur ini ditumpahkan saja ke tanah, kemudian dibakar, api pun sudah membara,” lanjutnya.

Baca Juga :  Anshori Siregar: Pemkab Madina Dapat Nilai Merah

Camat Huristak Hasnan Siregar mengungkapkan, pihaknya telah mempersiapkan dua jerigen minyak dari dalam sumur tersebut untuk dijadikan sampel dan dibawa ke Bupati Palas Basyrah Lubis.

Beberapa warga di lokasi sumur minyak tersebut menuturkan, sumur penghasil minyak itu sangat ajaib, karena bukan minyak mentah yang dihasilkan, namun sudah langsung siap pakai. “Kok bisa ada ya (minyak, red). Padahal baru-baru ini ada perusahaan yang membor minyak di daerah Ulu Gajah Kecamatan Bartengnya. Tapi, kok tidak tahu mereka kalau ada minyak di sini,” ucap sebagian warga.

“Ini sungguh berkah buat Palas. Kalau benar-benar itu minyak, Palas pasti akan jaya,” tambah Tongku Hasibuan warga Huristak.

Sumber: http://metrosiantar.com/Metro_Tabagsel/Sumur_Warga_Huristak_Keluarkan_Minyak

CATATAN : Artikel ini sudah dipublish sejak 10 tahun yang lalu. Informasi di dalamnya kemungkinan sudah tidak relavan dengan saat ini. Mohon dibaca dengan bijak, dengan melihat informasi terbaru/sumber-lain sebagai penyeimbang.

1 Komentar

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*