Sumut Dilanda Panas Berkepanjangan

Cuaca Panas VVN Sumut Dilanda Panas BerkepanjanganMEDAN – Kota Medan dan pesisir timur Sumatera Utara yaitu Langkat, Deliserdang, Labuhan Batu, Madina dan Serdang Bedagai akan dilanda cuaca panas hingga akhir tahun 2011. Diperkirakan Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) suhu panas itu kisaran antara 34-64 derajat Celsius. Kondisi ini juga berpotensi memicu hujan disertai puting beliung dan ancaman petir.

Kepala Seksi (Kasi) Data dan Informasi BMKG wilayah Sumatera Utara/NAD, Hendra Swarta, mengatakan kepada Waspada Online, suhu yang panas itu diperkirakan terjadi dari siang hari hingga malam. Namun, suhu memang akan naik turun dan puncaknya adalah 34 derajat Celsius.

”Kalau tiga tahun lalu di bulan yang sama, suhu bisa mencapai 36 derajat Celsius. Kalau saat ini, potensi yang bakal terjadi di Sumut adalah kebakaran lahan dan hutan,”ujarnya. Selain itu, potensi hujan dan puting beliung juga harus diwaspadai lebih lanjut.

Banjir dan kerusakan rumah akibat terpaan angin perlu diantisipasi. Saat ini, intensitas hujan di Medan masih cukup tinggi,yakni 160-200 mm/jam. Intensitas serupa juga terjadi di kawasan pegunungan, sehingga potensi banjir masih menjadi ancaman. ”Puting beliung terjadi hingga 30 knot, biasanya terjadi di daerah yang agak lapang seperti Padang Bulan,Tanjung Sari, dan ringroad.Potensi ini terjadi akibat adanya gangguan Samudera Hindia,”tandasnya.

Dia memaparkan,puting beliung biasanya ditandai dengan awan gelap berbentuk kerucut seperti ada ekornya. ”Ini merupakan tanda-tandanya dan harus diantisipasi,”imbaunya. Di sisi lain,praktisi kesehatan,  Umar Zein, menyebutkan bahwa suhu udara yang mencapai 34 derajat Celsius dapat memicu infeksi saluran pernapasan atas (ISPA), diare, penyakit kulit,dan demam berdarah dengue(DBD).

Baca Juga :  ORANG TOBA: DNA, Negeri, Budaya, dan Asal-usulnya

Masyarakat diimbau untuk menghindari ekspos langsung dengan panas dan mengonsumsi banyak air mineral, sayur, dan buah-buahan. “Anak sekolah jangan mengonsumsi makan yang terkontaminasi debu. Karena dapat menyebabkan diare,”ucap mantan Kepala Dinas Kesehatan Medan dan Dirut RSU Pirngadi ini.

CATATAN : Artikel ini sudah dipublish sejak 10 tahun yang lalu. Informasi di dalamnya kemungkinan sudah tidak relavan dengan saat ini. Mohon dibaca dengan bijak, dengan melihat informasi terbaru/sumber-lain sebagai penyeimbang.

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*