Sungai Aek Mata Meluap, Puluhan Rumah Terendam

ucei7 Sungai Aek Mata Meluap, Puluhan Rumah Terendam
[Foto: Jpn]
Seorang ibu membawa barang-barangnya menyeberangi jalanan yang direndam air. Di Madina, Sungai Aek Mata meluap dan merendam p[uluhan rumah.
MADINA – Hujan deras disertai angin kencang melanda Panyabungan, Kabupaten Mandailling Natal (Madina), selama dua jam; mulai pukul 17.30 WIB hingga 19.30 WIB, malam tadi. Akibatnya, sungai Aek Mata yang membelah Kota Panyabungan meluap dan merendam puluhan rumah di sepanjang sungai.

Mulai pukul 17.30 WIB, angin kencang dan petir bergemuruh di Kota Panyabungan. Akibatnya banyak kios dan tempat berjualan di Pasar Lama Panyabungan yang rusak dan terlempar ditiup angin, begitu juga sebagian atap rumah seng ada yang lepas.

Berselang 10 menit kemudian turun hujan deras, dan hanya sekitar setengah jam, sungai Aek Mata meluap dan membanjiri Kota Panyabungan, khususnya pemukiman warga di Banjar Sibaguri, Kelurahan Panyabungan 3, Kecamatan Panyabungan. Kondisi ini semakin menyulitkan warga karena listrik PLN juga padam saat itu.

Sekitar pukul 19.30 WIB, hujan mulai reda. Pantauan METRO, ada sejumlah gerobak pedagang makanan malam di Pasar Malam Pasar lama menjadi korban angin kencang dan hujan dan terhempas ke badan jalan karena semua pedagang ketika itu hanya berpikir menyelamatkan diri.

Salah seorang warga Panyabungan, Suheri (27) bercerita, hujan deras ini sudah merendam puluhan rumah di Kelurahan Panyabungan 3. Namun, sejauh ini belum ada dikabarkan korban jiwa, hanya korban harta benda.

Berselang setengah jam  sesudah hujan reda atau sekitar pukul 20.00 WIB, air yang merendam rumah warga sudah mulai surut dan menyisakan lumpur dan pasir. “Kami sekarang bersama warga lain masih fokus menyelamatkan isi rumah, karena belum tentu hujan reda sampai di sini,” sebut Suheri.

Baca Juga :  Pidato Kenegaraan SBY - Minta Kepala Daerah Tak Foya-foya

Amatan METRO, semua masyarakat di Kelurahan Panyabungan 3 hingga ke Pasar Lama Panyabungan, sedang disibukkan membersihkan rumah masing-masing dari timbunan lumpur, dan jalan lintas di pasar lama macet panjang disebabkan banyaknya warga yang melihat banjir ini. (wan)

sumber: metrosiantar.com

CATATAN : Artikel ini sudah dipublish sejak 7 tahun yang lalu. Informasi di dalamnya kemungkinan sudah tidak relavan dengan saat ini. Mohon dibaca dengan bijak, dengan melihat informasi terbaru/sumber-lain sebagai penyeimbang.

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*