Surat Edaran Bupati PALAS Diabaikan

5426111fa950fccdfe3857d4bc481cb56fcbb04 Surat Edaran Bupati PALAS Diabaikan PALAS; Surat edaran Bupati Padang Lawas (Palas) Basyrah Lubis nomor 0614/862/2010 poin ketujuh, perihal peningkatan disiplin pegawai di lingkungan Pemkab Palas, sepertinya diabaikan oleh sejumlah pegawai negeri sipil (PNS). Pasalnya, sejumlah PNS masih menggunakan sandal jepit pada saat tugas di lingkungan SKPD.

Bupati kepada METRO, beberapa waktu lalu, mengatakan, tata berbusana dan disiplin PNS di lingkungan Pemkab, termasuk pakaian kerja di hari Jumat, harus memakai pakaian busana sopan dan tidak transparan.

Bahkan tidak boleh memakai sandal jepit ke kantor.

Namun, hal tersebut sepertinya tetap tidak dipatuhi oleh PNS dan tenaga kerja sukarela (TKS) di lingkungan Pemkab Palas.

“Itu sudah biasa mas, itu style masa kini, kadang kita sudah biasa melihatnya, tidak begitu menghiraukannya lagi,” ujar salah seorang warga, Firdaus Hasibuan, kepada METRO Jumat (14/5).

Sementara itu, salah satu PNS yang mengaku bermarga Hasibuan, mengaku, gaya berpakaian seperti itu merupakan hal yang biasa.

Perlu diketahui Bupati telah menyebarkan surat edaran sejak dua bulan lalu yang ditempelkan di sejumlah papan dinding pengumuman strategis.

Seperti di papan mading Kantor Bupati, dan setiap papan pengumuman SKPD lainnya. Surat Edaran Bupati tersebut bernomor 0614/862/2010, prihal peningkatan disiplin pegawai di lingkungan Pemkab Palas, Sibuhuan, Pebruari 2010. Dan salah satu isi surat edaran dari 7 poin yang diedarkan tersebut disebutkan, guna peningkatan pelayanan terhadap masyarakat dibutuhkan komunikasi yang baik antara Bupati, Wakil Bupati, Sekda, Pejabat Eselon, begitu juga dengan tata busana pada Jumat harus sopan dan Islami. (amr)

Baca Juga :  Soal Konflik Tanah dengan PT VAL - Kapolres Minta Warga Enam Desa Tak Bersikeras

Sumber: http://metrosiantar.com/MENUJU_PALAS-PALUTA/Surat_Edaran_Bupati_Diabaikan

CATATAN : Artikel ini sudah dipublish sejak 10 tahun yang lalu. Informasi di dalamnya kemungkinan sudah tidak relavan dengan saat ini. Mohon dibaca dengan bijak, dengan melihat informasi terbaru/sumber-lain sebagai penyeimbang.

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*