Susno Hirup Udara Bebas

Setelah mendekam dalam penjara sekitar sembilan bulan, Komisaris Jenderal Susno Duadji bisa menghirup udara bebas. Dia dikeluarkan dari tahanan Markas Komando Brigade Mobil (Brimob), Kelapa Dua, Depok, Jumat (18/2), sekitar pukul 00.15 WIB.

Di depan gerbang Markas Komando Brimob, Susno sempat memberi keterangan pada wartawan. Dia yang mengenakan setelan kemeja dan celana panjang abu-abu, mengucapkan terima kasih pada banyak pihak atas pembebasan dirinya. “Terima kasih pada Allah saya keluar dari tahanan,” kata Susno.

Pengacara Susno, Henry Yosodiningrat, menjamin pada aparat penegak hukum bahwa kliennya tak akan kabur dari proses peradilan. “Potong leher saya kalau pak Susno lari,” kata Henry saat mendampingi Susno di depan gerbang Markas Komando Brimob.

Terhitung sejak hari ini, Kejaksaan tak lagi berhak menahan mantan Kepala Badan Reserse Kriminal Markas Besar Polri itu, lantaran masa tahanannya habis.

Juru Bicara Pengadilan Negeri Jakarta Selatan Ida Bagus Dwiyantara mengatakan pembebasan Susno dilaksanakan sesuai prosedur hukum pasal 29 ayat 6 Kitab Undang-Undang Hukum Acara Pidana. “Dia dikeluarkan demi hukum,” tutur Ida, Kamis (17/2).

Bekas Kepala Kepolisian Daerah Jawa Barat itu ditahan di Markas Komando Brimob sejak 11 Mei 2010. Ia menjadi terdakwa dalam dua kasus berbeda, yakni perkara dugaan gratifikasi PT Salmah Arowana Lestari (SAL) dan dugaan korupsi dana Pemilihan Kepala Daerah Jawa Barat 2008.

Baca Juga :  Gubernur Sumut janji kooperatif dengan KPK

Dalam kasus PT SAL, jaksa mendakwa Susno telah menerima uang Rp 500 juta dari Sjahril Djohan. Sementara dalam kasus Pemilihan Kepala Daerah Jawa Barat, jaksa menuduh Susno menyelewengkan Rp4,2 miliar dari total Rp8,6 miliar total dana pengamanan Pemilihan.

Susno menjadi sorotan publik sejak pertengahan tahun lalu, tatkala ia menuduh sejumlah petinggi Polri terlibat menjadi makelar kasus penggelapan pajak. Ia juga disorot lantaran melontarkan istilah cicak lawan buaya untuk menggambarkan upaya Komisi Pemberantasan Korupsi menyelidiki korupsi di tubuh Polri.

Usai bebas, Susno langsung menuju rumahnya di Puri Cinere, Depok. Kedatangan Susno disambut istrinya Herawati, kedua anaknya, serta kerabat dekat. “Sejak sampai di rumah, Pak Susno ngobrol dengan tamu-tamu dan baru istirahat pukul 03.30 WIB,” kata M. Assegaf, kuasa hukum Susno, saat dihubungi Jumat (18/2).

Setelah istirahat sesaat, Susno memulai kembali aktivitasnya dengan salat subuh pada pukul 05.00 WIB.  Selama tiga hari ke depan, menurut Assegaf, tak banyak rencana yang bakal dilakukan Susno. Dia hanya ingin istirahat di rumahnya. “Pak Susno di rumah saja, main sama cucu, gendong-gendong cucu,” katanya.

Mengenai kesehatan Susno, Assegaf mengatakan tekanan darah ayah dua anak itu masih belum stabil. “Tekanannya masih naik turun.” Meski begitu, Susno belum berencana memeriksakan diri ke dokter hari ini. “Dia istirahat saja di rumah, sampai hari Minggu nanti,” kata Aseegaf. (tempointeraktif.com)

CATATAN : Artikel ini sudah dipublish sejak 11 tahun yang lalu. Informasi di dalamnya kemungkinan sudah tidak relavan dengan saat ini. Mohon dibaca dengan bijak, dengan melihat informasi terbaru/sumber-lain sebagai penyeimbang.
Baca Juga :  Jokowi Minta Pelabuhan Sibolga Rampung 2017

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*