Syamsul Arifin Ungkap Aliran Dana

JAKARTA – Tersangka kasus APBD Pemerintah Kabupaten Langkat Sumatera Utara, yaitu mantan Bupati Langkat, Syamsul Arifin, yang kini Gubernur Sumatera Utara, mulai menjalani pemeriksaan KPK terkait aliran dana APBD Pemkab Langkat ke beberapa mantan anggota DPRD Langkat.

Hal itu diungkapkan oleh anggota Kuasa Hukum Syamsul, Samsul Huda SH, yang ditemui wartawan, selepas dirinya menemani kliennya menjalani pemeriksaan oleh KPK pada hari ini, Kamis (4/11/2010) siang.

“Ia sudah masuk kesana (aliran dana). Tadi Pak Syamsul dikonfirmasi terhadap beberapa nama yang diduga menerima aliran dana,” tutur Samsul kepada wartawan.

Ia pun tidak memungkiri diantara nama yang disebut oleh penyidik KPK ada nama-nama, dari mantan anggota DPRD Langkat.

Namun kepada wartawan ia mengaku lupa siapa saja anggota DPRD yang disebut oleh penyidik ikut menerima aliran dana APBD Pemkab Langkat, periode 2000-2007.

“Namanya ada beberapa (eks anggota DPRD Langkat) tetapi saya tidak ingat. Ada juga nama pejabat Pemda dan Muspida,” ungkapnya.

Syamsul Arifin, yang ditemui wartawan selepas dirinya menghadiri pemeriksaan KPK sekitar pukul 14.15 Wib, bungkam mengungkapkan nama-nama anggota DPRD Langkat yang menerima aliran dana APBD Pemkab Langkat.

Seperti diketahui sebelumnya, KPK menilai total kerugian negara akibat tindak pidana korupsi APBD Langkat senilai Rp 99 miliar.(*)

Sumber: tribun-medan.com

CATATAN : Artikel ini sudah dipublish sejak 10 tahun yang lalu. Informasi di dalamnya kemungkinan sudah tidak relavan dengan saat ini. Mohon dibaca dengan bijak, dengan melihat informasi terbaru/sumber-lain sebagai penyeimbang.
Baca Juga :  Ekonomi Kopi di Mandailing-Angkola ‘Tempo Doeloe’: Tanam Paksa, Kuli Panggul dan Pembangunan Jalan

1 Komentar

  1. Kalau dilihat dari foto Bapak Gubernur kita ini adalah kata orang sih salah satu Gubernur yang memiliki wajah/tampang paling seram diantara Gubernur-Gubernur yang ada di Indonesia. Tampang Garang, Berani, tidak punya rasa Takut, kuat, bergaul dengan masyarakat tanpa pandang buluh dan penuh pelayanan serta masih banyak hal lainnya dilihat dari segi Positif, tapi akibat permasalahan yang dihadapi pak Gubernur ini, membuat itu semua sirna dan sekarang sisi Negatifnya seperti datang menerpanya.
    Ingat Pak Gubernur.. ada semboyan kita mengatakan “BERANI KARENA BENAR, TAKUT KARENA SALAH”…. selamat menjalankan semua prosesnya.. dan kalau memang bersalah ya sebaiknya Pak Gubernur ini harus bersedia meminta maaf ke Masyarakat Sumatera Utara secara keseluruhan dan Masyarakat Kab Langkat secara khusus…

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*