Syamsul Disidang Awal Pebruari 2011

Masa penahanan Gubernur Sumut Syamsul Arifin ditahapan penyidikan, akan berakhir pada 22 Januari 2011. Namun, hingga kemarin, Rabu (19/1) belum ada keterangan resmi dari KPK kapan berkas penyidikan Syamsul akan dilimpahkan ke pengadilan tindak pidana korupsi (tipikor) untuk disidangkan. Hanya saja, sumber koran ini menyebutkan, akhir bulan ini berkas Syamsul baru akan dilimpahkan. Perkiraan, awal Pebruari Syamsul sudah disidang.

Sementara, untuk masa penahanan mantan bupati Langkat itu, diperpanjang lagi 30 hari untuk tahapan pelimpahan dari penyidik ke pengadilan. KPK sudah mengajukan usulan perpanjangan masa penahanan ini ke PN Jakarta Pusat pekan lalu.
Usai menjalani pemeriksaan di gedung KPK kemarin, Syamsul pun belum tahu kapan dirinya akan mulai duduk di kursi terdakwa. “Belum..belum,” ujar Syamsul sembari terus melangkah menuju mobil tahanan yang akan membawanya lagi ke rutan Salemba. Syamsul sendiri, tidak seperti biasanya, kemarin pelit bicara. Hanya kalimat itu yang keluar dari mulutnya saat ditanya kapan berkas penyidikannya dilimpahkan ke pengadilan tipikor.

Ditanya apa materi pemeriksaan yang dimulai pukul 09.30 hingga 13.30 WIB, Syamsul tak mau menjawab. Dia tampak mempercepat langkahnya ke menuju mobil tahanan. Syamsul yang kemarin berkemeja coklat muda hanya geleng-geleng kepala sembari menggoyang-goyangkan bibirnya, saat sejumlah wartawan mencecernya dengan beragam pertanyaan.
Pengacara Syamsul, Samsul Huda, juga tidak banyak berkomentar. Dia hanya membenarkan bahwa berkas penyidikan kliennya belum dilimpahkan. Dikatakan, penyidikan memakan waktu lantaran begitu banyak saksi yang dimintai keterangan.  “Kalau sudah kelar semuanya, pasti segera dilimpahkan,” ujarnya.

Baca Juga :  Pemekaran Provinsi Sumut dipaksakan

Sebelumnya, Juru Bicara KPK Johan Budi memastikan, penyidik sudah pasti menghitung masa penahanan dengan proses penyidikan. “Tidak perlu khawatir. Masa penahanan Syamsul sudah diperpanjang. Jadi sekarang masih proses pemeriksaan saksi-saksi,” ujar Johan Budi kepada koran ini beberapa waktu lalu.

Seperti diketahui, Syamsul ditahan sejak 22 Oktober 2010. Saat itu, Syamsul ditahan untuk 20 hari ke depan. Setelah itu, dalam proses penyidikan, diperpanjang lagi 40 hari. Lantaran proses penyidikan belum juga kelar, maka masa penahanannya diperpanjang lagi untuk 30 hari ke depan. Dengan demikian, masa penahanan Syamsul di tahapan penyidikan masih berlaku hingga sekitar 22 Januari 2011 mendatang. Namun, masa penahanan masih bisa diperpanjang lagi 30 hari untuk proses pelimpahan. Total ada waktu 120 hari. (sam) (metrosiantar.com)

CATATAN : Artikel ini sudah dipublish sejak 9 tahun yang lalu. Informasi di dalamnya kemungkinan sudah tidak relavan dengan saat ini. Mohon dibaca dengan bijak, dengan melihat informasi terbaru/sumber-lain sebagai penyeimbang.

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*