Syamsul Disidang Senin

Proses hukum dugaan korupsi APBD Langkat segera memasuki tahapan krusial. Salah seorang hakim pengadilan tipikor yang juga akan menyidangkan kasus Langkat, Tjokorda Rae Suamba, memastikan sidang perdana perkara Langkat ini digelar Senin pekan depan (14/3). Jika sidang sudah dimulai maka secara otomatis Gubernur Sumut Syamsul Arifin resmi menyandang status baru sebagai terdakwa.

“Menurut hakim Tjokorda, sidang pertama Senin yang akan datang,” ujar Kepala Bagian Humas PN Jakarta Pusat, Suwidya kepada koran ini, kemarin (9/3). Suwidya memberikan jawaban singkat itu melalui layanan pesan singkat (SMS) kemarin sore, menjawab pertanyaan koran ini yang sudah disampaikan siang harinya.  Dia baru berani menyampaikan jawaban setelah mendapatkan kepastian dari salah seorang hakim yang akan ikut menyidang Syamsul.  “Ditunggu ya,” ujar Suwidya meminta waktu. Hanya saja, dia tidak menjelaskan siapa saja hakim anggota yang akan menyidang Syamsul selain Tjokorda.

Sekadar catatan, Tjokorda kerap menjadi ketua majelis hakim pada persidangan di pengadilan tipikor. Antara lain dalam persidangan kasus korupsi di Depsos dengan terdakwa mantan Mensos Bachtiar Camsyah, perkara pengadaan mobil damkar dengan terdakwa mantan Dirjen Otda Oentarto Sindung Mawardi, kasus damkar Batam dengan terdakwa mantan Gubernur Kepri Ismeth Abdullah, juga kasus percobaan suap Anggodo Widjojo. Belum ada kepastian, apakah Tjokorda juga yang akan menjadi ketua majelis hakim perkara Langkat.

Baca Juga :  Korupsi Rp 4,8 miliar, mantan Kasatpol PP Sumut ditahan

Sedangkan Jaksa Penuntut Umum (JPU) dari Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang menangani kasus Langkat ini akan dipimpin Chaterina Girsang. Jaksa perempuan yang masih muda ini dulunya merupakan anggota JPU perkara korupsi APBD dan pengadaan mobil damkar di Pemko Medan dengan terdakwa Abdillah dan Ramli Lubis.

Jadwal persidangan Syamsul sendiri kemarin menjadi perbincangan hangat di kalangan wartawan yang biasa meliput di Kemendagri. Pasalnya, Mendagri lah yang akan memroses pemberhentian sementara Syamsul begitu duduk sebagai terdakwa. Kemarin sempat berkembang informasi Syamsul bakal disidang hari ini (10/3). Namun, informasi itu langsung dibantah Amien, salah seorang petugas di pengadilan tipikor. “Ah, nggak benar. Besok nggak ada, tapi kayaknya Senin sidangnya,” kata Amien kemarin pagi. Dikatakan, di agenda sidang belum terjadwal sidang kasus Langkat sehingga dia belum berani memberikan kepastian, karena belum ada kiriman agenda dari PN Jakarta Pusat.

Koran ini mendapat kepastian dari Kabag Humas PN Jakarta Pusat, Suwidya, bahwa sidang Syamsul digelar Senin (14/3). Itu pun, setelah dia mendapat kepastian dari hakim Tjokorda. Sebelumnya diberitakan, KPK juga menghendaki Syamsul Arifin langsung diberhentikan sementara begitu sudah duduk sebagai terdakwa. Wakil Ketua KPK Moh Jasin mengatakan, begitu Syamsul jadi terdakwa, pihaknya akan langsung meminta pengadilan tipikor untuk memberitahukan ke mendagri mengenai status mantan bupati Langkat itu.

Baca Juga :  Dampak Kabut Asap Dari Dumai Udara Medan Terkena Polusi

“Segera akan kita ajukan,” kata Wakil Ketua KPK M Jasin, melalui pesan singkat kepada wartawan, Jakarta, Selasa (8/3).
Sebelumnya, Senin (7/3), Mendagri Gamawan Fauzi menyatakan akan langsung mengusulkan pemberhentian sementara Syamsul kepada presiden, begitu nantinya menerima nomor register perkara dari pengadilan tipikor.  (sam) (metrosiantar.com)

CATATAN : Artikel ini sudah dipublish sejak 10 tahun yang lalu. Informasi di dalamnya kemungkinan sudah tidak relavan dengan saat ini. Mohon dibaca dengan bijak, dengan melihat informasi terbaru/sumber-lain sebagai penyeimbang.

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*