Tabagsel perlu perhatian khusus

MEDAN – Politisi  Partai Golkar, Chaidir Ritonga, yang baru dilantik menjadi wakil ketua DPRDSU Periode 2009-2014 menilai daerah Tapanuli Bagian Selatan (Tabagsel) perlu perhatian khusus. JIka tidak, daerah ini tidak akan maju-maju dan terus tertinggal.

‘’Infrastruktur.  Sejak saya kecil hingga saat ini, kondisi transportasi  jalan dan  jembatan di daerah ini masih sangat buruk. Belum lagi jarak ke lima daerah ini menuju ibukota Provinsi (Medan) memakan waktu tempuh 10 jam melalui darat,’’ cetusnya, kepada Waspada, tadi malam.

Hal itu tentunya perlu penanganan dan perhatian yang serius, sebab ke lima daerah ini juga sangat potensial dari segi sumber daya manusianya dan sumber daya alamnya.

‘’Alternatif pembangunan jalan dan jembatan yang baik akan mampu mendorong potensi ekonomi dan sumber daya manusia dari daerah ini. Apalagi daerah ini rawan gempa. Jadi perlu penanganan khusus,’’ pungkasnya.

Dikatakan, selain memperbaiki jalan dan jembatan yang ada, upaya lain tidak hanya dari darat saja, namun dari udara juga sangat penting.

Saat ini lapangan terbang di Aek Godang yang meliputi daerah ini hanya mampu didarati pesawat berbadan kecil. ‘’Perlu dibangun bandara yang lebih memadai lagi,’’ tuturnya.

Langkah-langkah ke depan yang perlu diambil yakni ke lima kepala daerah, baik Tapsel, Madina, P.Sidimpuan, Padang Lawas dan Padang Lawas Utara harus bersatu padu, bukan hanya menyamakan persepsi tetapi bersinergi bersama-sama mencari solusi sehingga kendala infrastruktur bias ditangani dengan baik.

Baca Juga :  Alaman Bolak Padangsidimpuan

‘’Tidak mungkin ini ditangani satu daerah saja, karena ini mencakup dan dimanfaatkan lima daerah,’’ sebutnya.

Memang, katanya, itu kewenangan eksekutif. Idealnya kelima daerah ini menjadi satu provinsi. Namun jika kendala keuangan negara di pemerintah pusat, makan masing-masing kepala daerah harus mempunyai anggaran bisa melalui APBD masing-masing.

“Kita bukan ingin pemekaran, namun kita ingin pembangunan serta perbaikan jalan dan jembatan serta bandara yang memadai di sana dapat terwujud,” ungkapnya.

Selain dana bersumber dari APBD masing-masing, untuk membantu mendorong pembangunan di Tabagsel, juga digagas suatu kaukus atau forum dimana forum  berasal dari kumpulan pemuda-pemudi Tabagsel yang duduk di DPRD, DPRD Provinsi dan DPR RI yang diharapkan duduk bersama guna memperkuat kepala daerah masing-masing.

Sebenarnya bantuan dana banyak bisa diperoleh seperti bantuan PDB, APBN atau pihak BUMN dan BUMD seperti Angkasa Pura bisa diajak kerjasama membangun lapangan terbang, perkebunan dan lainnya.
(dat02/waspada)

CATATAN : Artikel ini sudah dipublish sejak 10 tahun yang lalu. Informasi di dalamnya kemungkinan sudah tidak relavan dengan saat ini. Mohon dibaca dengan bijak, dengan melihat informasi terbaru/sumber-lain sebagai penyeimbang.

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*