Tak Digaji, Kepala SMA Plus Madina Mundur

Kepala Sekolah SMA Plus Madina yang selama ini dijabat oleh  Zulkarnaen Lubis, mengundurkan diri, dengan alasan kesibukan dan kondisi fisik yang tidak menunjang.

Surat Pengunduran diri Zulkarnaen ditujukan langsung kepada Bupati Mandailing Natal, tertanggal 27 Desember 2010 lalu ditembuskan kepada Ketua DPRD Madina, Ketua Komisi I DPRD Madina dan Kepala Dinas Pendidikan Mandailing Natal.

Informasi malam ini, dihimpun Waspada Online, seputar pengunduran diri Kepala Sekolah SMA Plus Madina yang dijabat Zulkarnaen, bukan karenakan kesibukan ataupun kondisi fisik tetapi akibat tidak adanya sinergi antara dirinya dengan Dinas Pendidikan Madina, terutama pada gaji yang belum dibayarkan pihak Dinas Pendidikan kepada dirinya pada anggaran 2010.

Dan ketika hal ini dikonfirmasikan langsung kepada Kabis Dikmenumjur dan sekaligus PPTK ( pejabat penanggungjawab teknis ) Mustamin, mengakui pihaknya belum memberikan gaji kepada Kepala Sekolah SMA Plus Madina tersebut,  namun disebutkan saat ini tinggal menunggu proses pencairan saja.

“Secara lisan memang sudah disampaikan kepada saya secara pribadi untuk mengundurkan diri dan memang ia telah memberikan amplop kepada saya untuk disampaikan kepada Kepala Dinas, namun pada waktu itu dikatakan menunggu pembicaraan dengan Pejabat Bupati,”Akui Mustamin.

Persoalan gaji yang belum dibayarkan memang kata Mustamin masih ada gaji yang belum dibayarkan. “Untuk pastinya berapa yang belum dibayarkan harus melihat datanya dulu, namun kita sudah mengusulkannya tinggal menunggu proses pencairan,”ungkap Mustamin.

Baca Juga :  Hak Konstitusi Warga Batang Toru Atas Lingkungan Yang Sehat Dikorbankan Demi Tambang Emas

Namun ketika didesak tentang pencairan pada kas daerah tidak ada lagi untuk tahun anggaran 2010. Diungkapkan Mustamin bahwa pihaknya mengusulkan pada Bagian KAS Dinas Pendidikan bukan kepada kas daerah tahunan Dinas Keuangan dan Aset Daerah. (waspada.co.id)

CATATAN : Artikel ini sudah dipublish sejak 9 tahun yang lalu. Informasi di dalamnya kemungkinan sudah tidak relavan dengan saat ini. Mohon dibaca dengan bijak, dengan melihat informasi terbaru/sumber-lain sebagai penyeimbang.

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*