Tak Puas Dengan PGRI, Para Guru Deklarasikan FSGI

Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) yang menaungi guru-guru di seluruh Indonesia dinilai belum menjawab aspirasi para guru. Para guru di berbagai daerah pun mendeklarasikan Federasi Serikat Guru Indonesia.

“Hari ini baru saja dideklarasikan FSGI,” kata Koordinator FSGI Retno Listriarti kepada wartawan, di kantor ICW, Kalibata Timur 4, Jakarta Selatan.

Tanpa menjelaskan secara detail, Retno mengaku di PGRI aspirasi guru tidak pernah tersampaikan. Menurutnya PGRI hanya membuat guru tidak kritis dan kebanyakan para pengurusnya bukan berprofesi guru sehingga kurang mengerti kebutuhan para pahlawan tanpa tanda jasa itu.

Sebelumnya para guru dari berbagai daerah telah melakukan pertemuan nasional. Mereka sepakat ingin membuat organisasi guru nasional.

“Berangkat dari kegelisahan di dunia pendidikan, kami ingin mendorong pendidikan berkualitas dan berkeadilan. Kami juga mengajak semua elemen untuk bersama-sama mewujudkannya,” imbuhnya.

Retno pun memberi contoh ketidakadilan yang dimaksud, misalnya Rintis Sekolah Berstandar Internasional (RSBI). Menurutnya RSBI sudah mengkotak-kotakan orang kaya dan orang miskin. Padahal tujuan negara untuk mencerdaskan kehidupan bangsa tanpa membedakan orang kaya dengan orang miskin.

Rencanya awal Juli ini, FSGI akan melakukan kongres pertama untuk menentukan ADRT dan visi maupun visi dari organisasi baru tersebut.

“Mungkin sekitar Juli awal kita akan mengadakan kongres untuk membicarakan itu. FSGI sendiri terdiri dari beberapa organisasi guru seperti di Jakarta, Banten, Tangerang, Medan, Brebes dan Purwakarta,” tutup Retno. (detik.com)

CATATAN : Artikel ini sudah dipublish sejak 12 tahun yang lalu. Informasi di dalamnya kemungkinan sudah tidak relavan dengan saat ini. Mohon dibaca dengan bijak, dengan melihat informasi terbaru/sumber-lain sebagai penyeimbang.
Baca Juga :  Hati Hati Provokasi Politik-SARA di Media Sosial

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*