Tali Pengerek Putus Saat Merah Putih Dikibarkan, Paskibra Pingsan dan Histeris

Petugas menurunkan tiang & mengganti tali yang putus (Dok: Haryadi/Sindo TV)

LAMPUNG UTARA – Upacara memperingati HUT RI ke-68 di Kabupaten Lampung Utara, Lampung, diwarnai insiden putusnya tali pengerek. Petugas upacara sempat panik karena bendera Merah Putih gagal dikibarkan.

Upacara tersebut digelar di lapangan olahraga Lampung Utara dengan Inspektur Upacara Kapolres Lampung Utara, AKBP Helmi santika.

Sejumlah aparat memegang Sang Saka Merah Putih agar tidak jatuh ke tanah. Hingga lagu Indonesia Raya selesai dibawakan, bendera tidak juga naik ke pucuk tiang setinggi tujuh meter itu.

Helmi langsung memerintahkan pasukannya untuk menurunkan tiang dan mengganti tali yang putus. Diketahui, tali putus karena sudah lapuk.

Insiden putusnya tali pengerek tersebut menyebabkan puluhan petugas pasukan pengibar bendera (Paskibra) pingsan dan histeris menagis. Mereka merasa gagal mengemban tugas terhormat itu.

Sejumlah pelatih Paskibra juga sempat terbakar emosi dan nyaris bentrok dengan panitia. Mereka saling menyalahkan.

Insiden saat upacara HUT RI di Lampung Utara sudah dua kali terjadi. Dua tahun lalu Sang Saka Merah Putih sobek saat dikibarkan.
(Haryadi HK/Sindo TV/ton)

CATATAN : Artikel ini sudah dipublish sejak 7 tahun yang lalu. Informasi di dalamnya kemungkinan sudah tidak relavan dengan saat ini. Mohon dibaca dengan bijak, dengan melihat informasi terbaru/sumber-lain sebagai penyeimbang.

1 Komentar

  1. walaupun bendera ga bisa naik tp semngat juang kita untuk indonesia tercinta tetap tinggi dan kuat untuk memebela tanah air tercinta.buat ank2 paski terima ksih kalian yg terbaik maju trus pantang mundur..

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*