Talk Show ‘Bupati Tapsel Menjawab’ di KIIS FM Padangsidimpuan Jaring Aspirasi Rakyat

9067901b5e99246c3e04060195e7e077e3ece88 Talk Show ‘Bupati Tapsel Menjawab’ di KIIS FM Padangsidimpuan Jaring Aspirasi Rakyat
Talkshow- Dr Sri Khairunnisa, Kepala Bappeda, Saulian Sabbih, Kadiskes, Sarmadan Harahap, Bupati Tapsel, Syahrul M Pasaribu dan Kadisdik, Marasaud saat menjaring aspirasi masyarakat melalui talkshow di Radio KIIS FM, Rabu (30/3).

Bupati Tapsel, H Syahrul menggelar talkshow program ‘Bupati Tapsel Menjawab’ sebulan sekali di Radio KIIS FM, Rabu (30/3). Program ini untuk menjaring aspirasi masyarakat lewat telepon tentang berbagai persoalan di dunia pendidikan dan kesehatan.

Bupati Tapsel, H Syahrul M Pasaribu didampingi Kepala Bappeda Tapsel, Saulian Sabbih, Kadis Pendidikan, Marasaud Harahap dan Kadis Kesehatan, Sarmadan Harahap APt bersama Kabid Pemberdayaan Masyarakat Kesehatan (PMK), dr Sri Khairunnisa meminta guru tidak ada yang mencoba-coba bermain untuk menolong siswa pada ujian. “Kalau memang angka 6 atau 7 yang didapat, biarkan saja. Seterusnya nantinya kita lakukan evaluasi demi meningkatkan kualitas pendidikan di Tapsel,” terang Bupati menjawab pertanyaan masyarakat.

Kemudian, persoalan kekurangan guru di daerah terpencil, disampaikan politisi Partai Golkar (PG) ini, kebijakan pemerintah mulai tahun 2011 ini akan mulai melakukan pendistribusian guru-guru ke daerah terpencil yang kekurangan guru, dengan memberikan insentif.

Menyangkut dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS), Bupati mengingatkan pihak sekolah untuk menyalurkannya sesuai dengan peruntukannya. Menjawab pertanyaan warga tentang siswa yang bisa mendapatkan beasiswa miskin, Syahrul Pasaribu menegaskan agar Disdik selektif mengajukan nama-nama siswa calon penerima beasiswa miskin, sesuai dengan kategori yang telah ditetapkan peraturan dan sejumlah pertanyaan lainnya.

Di Bidang Kesehatan, masyarakat bertanya tentang fasilitas kesehatan yang belum maksimal seperti pengobatan gigi yang ada di Puskesmas yang belum difungsikan secara maksimal, dijawab Kadiskes, bahwa hal tersebut terjadi karena voltase listrik di Puskesmas ada yang kurang. Namun tahun 2011 ini, Pemkab sudah mengalokasikan dana untuk menaikkan voltase listrik di Puskesmas. Dalam kasus penyakit yang spesifik, Kadiskes mengutarakan pihak Dinkes Tapsel selalu menanganinya secara serius, dan untuk wilayah Tapsel, penyakit spesifik yang terjadi di tengah-tengah masyarakat seperti kaki gajah sudah bisa ditekan jumlah penderitanya dan sejumlah pertanyaan warga lainnya.

Baca Juga :  Kompol Hariyatmoko SIk Wakapolres Madina

Acara dialog interaktif yang diselenggarakan Dinas Perhubungan dan Informasi bekerjasama dengan radio KIIS FM Psp digelar secara rutin setiap bulan meskipun tidak ditentukan tanggalnya, tapi disesuaikan dengan waktu Bupati, ucap Kabag Humas dan Protokol Pemkab Tapsel, Ahmad Fauzi Ritonga kepada wartawan Kamis (31/3) kemarin merupakan program talkshow yang bertujuan untuk mensosialisasikan program Pemkab Tapsel sekaligus menyahuti keluhan masyarakat secara langsung meskipun tidak bertatap muka langsung.

Adapun saluran telepon menjawab sejumlah pertanyaan warga  yakni telepon (0634) 28166 dan 08116261066, atau lewat pesan singkat (SMS) ke nomor 08126251066.(neo/nik).

CATATAN : Artikel ini sudah dipublish sejak 11 tahun yang lalu. Informasi di dalamnya kemungkinan sudah tidak relavan dengan saat ini. Mohon dibaca dengan bijak, dengan melihat informasi terbaru/sumber-lain sebagai penyeimbang.

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*