Tambang Emas di Tapsel Kerja Sama dengan USU

MEDAN- G-Resources, perusahaan tambang emas dan perak yang beroperasi di Batang Toru, Tapanuli Selatan, melakukan kerja sama dengan Universitas Sumatera Utara di bidang penelitian, diseminasi informasi, pengabdian pada masyarakat, serta pendidikan dan pelatihan, Jumat (23/9)

Nota kesepakatan ditandatangani Presiden Direktur & CEO G-Resources Peter Albert dan Rektor USU Prof Dr Syahril Pasaribu di ruang Rektor USU, Medan. Peter Albert mengatakan kesepakatan kerja sama ini menjadi dasar kerja sama panjang G-Resources selanjutnya.

“Kami sadar bahwa kami berkewajiban  melakukan tanggung jawab sosial perusahaan secara berimbang guna menjaga keberlangsungan generasi mendatang,” tutur Peter. Sedangkan Syahril Pasaribu mengatakan kerja sama penting sebagai bagian kerja sama pembangunan berkelanjutan. “Kami sama-sama menyadari bahwa manfaat sosio-ekonomi dari pertambangan haruslah memberikan dampak positif seluas-luasnya bagi masyarakat yang terkena pengaruh operasinya,” tutur Syahril.
G-Resources Group Limited akan memulai produksi emas dan peraknya di Batang Toru, Tapanuli Selatan, Sumatera Utara pada akhir kuartal I 2012. Proyek yang diberi nama Martabe ini ditargetkan memroduksi emas dan perak sebesar 250.000 oz emas dan 2-3 juta oz perak per tahun.

Produksi juga berbiaya rendah senilai kurang dari US$ 250 per oz emas. Awal  September lalu, perusahaan yang berpusat di Hongkong ini mengumumkan sumber daya awal di Tor Uluala, Proyek Martabe, Sumatera Utara diperkirakan mengandung 730.000 oz emas dan 4.290.000 oz perak pada grade 1.0 g/t emas dan 6.0 g/t perak.

Baca Juga :  Waspadai Longsor di Jalinsum Tarutung, Sibolga dan Tapsel

Tor Uluala, merupakan satu dari enam deposit emas yang sudah diketahui berada di dalam wilayah Martabe yang terletak 2 km dari pabrik pemrosesan. Sedangkan kandungan emas dan perak di seluruh Martabe adalah 7,46 juta oz emas dan 72,60 juta oz perak.

“Pengumuman sumberdaya di Tor Uluala ini terus mengkonfirmasi keyakinan perusahaan adanya peluang untuk penemuan lebih jauh atas emas dan perak di martabe dan di seluruh wilayah kontrak karya,” tutur Peter. (kdc/int)

metrosiantar.com

CATATAN : Artikel ini sudah dipublish sejak 7 tahun yang lalu. Informasi di dalamnya kemungkinan sudah tidak relavan dengan saat ini. Mohon dibaca dengan bijak, dengan melihat informasi terbaru/sumber-lain sebagai penyeimbang.

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*