Tanah Timbunan Proyek Longsor di Aek Latong – Ratusan Kendaraan Terjebak Macet 3 Jam

6371894ebf6b40d4e7cd59b19c7c682585b738e Tanah Timbunan Proyek Longsor di Aek Latong Ratusan Kendaraan Terjebak Macet 3 Jam Tanah timbunan dari proyek lanjutan galian pembukaan jalan alternatif Aek Latong di Kecamatan Sipirok, Tapanuli Selatan longsor dan menutupi badan Jalinsum Aek Latong, Selasa (21/9). Akibatnya, ratusan kendaraan terjebak macet sejak pukul 09.30 WIB hingga pukul 12.00 WIB. Antrean kendaraan pun sepanjang sekitar 500 meter.

Longsoran tanah timbunan jalur alternatif Jalinsum Aek Latong disertai potongan kayu kecil yang menutupi badan jalan Aek Latong yang menyebabkan kemacetan dan antrean sepanjang sekitar 500 meter yang sedang dibersihkan alat berat. Foto dijepret Selasa (21/9).

Informasi dari beberapa warga setempat menyebutkan, tertutupnya badan jalan oleh tanah galian pembukaan jalan alternatif Aek Latong bukan yang pertama kali terjadi. Kejadian serupa sudah pernah terjadi beberapa minggu lalu.

“Sejak aktivitas pembukaan jalan, sudah beberapa kali jalan ini tertutup tanah, atau hampir setiap diguyur hujan,” kata beberapa warga kepada METRO, Selasa (21/9).

Kemacetan dan longsorang tanah baru dapat teratasi sekitar pukul 12.00 WIB, setelah tiga unit alat berat milik perusahaan yang mengerjakan pembukaan jalan tersebut dikerahkan membersihkan tanah berlumpur dari badan jalan.

Amatan METRO, Selasa (21/9), dengan kemiringan sekitar 30 derajat, secara perlahan tanah bercampu air bergerak bagaikan ‘lumpur hidup’ dan menutupi badan jalan.

Ratusan meter kubik material berupa tanah, batu, potongan kayu dan lumpur yang berasal dari pembukaan jalan aternatif Aek Latong tahap kedua yang sedang berlangsung tahun ini. Diperkirakan longsoran akan tetap terjadi setiap diguyur hujan. Sebab ratusan kubik tanah dari galian pembukaan jalan itu telah menutupi saluran air yang ada selama ini.

Baca Juga :  Madina Longsor, Jalinsum Macet

Pihak pemborong PT Sinar Kencana Sakti (SKS) melalui General Super Intens, Reza kepada METRO, Selasa (21/9)mengatakan, untuk menganstisipasi kejadian yang sama di belakang hari, dua unit alat berat akan disiapkan di lokasi tersebut agar lalu-lintas tidak terganggu. Kemudian, akan berupaya memungsikan saluran air dan gorong-gorong yang tersumbat oleh timbunan tanah.

Hal senada juga dikatakan Direktur Utama PT SKS, Muhiddin Siregar. Diutarkannya, alat berat sudah diturunkan untuk mengatasi persoalan tersebut.

“Sudah kita posisikan alat berat di lokasi,” katanya ketika dikonfirmasi melalui short message service (SMS).

Sumber : http://metrosiantar.com/Metro_Tabagsel/Tanah_Timbunan_Proyek_Longsor_di_Aek_Latong

CATATAN : Artikel ini sudah dipublish sejak 11 tahun yang lalu. Informasi di dalamnya kemungkinan sudah tidak relavan dengan saat ini. Mohon dibaca dengan bijak, dengan melihat informasi terbaru/sumber-lain sebagai penyeimbang.

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*