Tanggapi Isu Gempa Besar, MUI Sumsel Imbau Banyak Sedekah

Palembang – Terkait kabar akan ada bencana gempa bumi besar di kawasan Bukitbarisan, khususnya di Gunung Dempo dan Danau Ranau, para ulama di Sumatera Selatan mengimbau kepada seluruh pemimpin dan masyarakat harus banyak bersedekah.

“Rasulullah Saw pernah bersabda, salah satu cara agar manusia terhindar dari bencana yakni dengan banyak-banyak bersedekah. Maka dengan adanya informasi itu, sudah selayaknya seluruh pemimpin dan masyarakat di Sumatera Selatan melakukan hal tersebut,” kata K.H. Sodikun, seorang ulama Palembang yang juga Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI) Sumatera Selatan, Sabtu (09/04/2011).

“Para pejabat di pusat pun harus melakukan hal tersebut. Jangan hanya sibuk mengurusi haknya, tanpa memperhatikan kewajibannya sebagai manusia yakni bersedekah,” ujarnya.

Selain banyak bersedekah, kata Sodikun, setiap manusia di Sumatra Selatan juga mohon ampun, bertobat, tidak melakukan perbuatan yang mendatangkan dosa, serta melakukan ibadah secara benar dan rutin.

“Tentunya hal ini juga diiringi doa atau permohonan kita kepada Allah, agar Allah tidak menimpakan musibah tersebut kepada kita, rakyat Indonesia,” ujarnya.

Tapi, kata Sodikun, bencana alam itu merupakan hak Allah. Takdir. Sehingga hanya Allah yang tahu kapan sebuah bencana akan ditakdirkannya.

Seperti diberitakan sebelumnya, Staf khusus Presiden Bidang Sosial dan Bencana Andi Arief menginformasikan akan adanya gempa besar di sekitar Pagaralam, Sumatra Selatan, termasuk pula kemungkinan di sekitar Danau Ranau, sehingga membuat warga sedikit cemas. Sebagian warga yang tinggal di bawah kaki Gunung Dempo, misalnya, telah bersiap untuk mengungsi.

CATATAN : Artikel ini sudah dipublish sejak 9 tahun yang lalu. Informasi di dalamnya kemungkinan sudah tidak relavan dengan saat ini. Mohon dibaca dengan bijak, dengan melihat informasi terbaru/sumber-lain sebagai penyeimbang.
Baca Juga :  Asyik.. Napi Kini Bisa Hubungan Seksual dengan Istri

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*