Tanggul irigasi jebol, jalan ke Madina longsor

PANYABUNGAN – Jalan provinsi Medan – Padang tepatnya di Desa Huta Raja Kecamatan  Siabu Kabupaten Mandailing Natal (Madina) ditutupi material batu, pasir dan tanah longsor, menyusul jebolnya tanggul saluran irigasi Batang Angkola milik PU Pengairan Sumut, hari ini.

Material longsoran yang menutupi badan jalan tersebut membuat arus lalu lintas terhambat selama sembilan jam. Para pengguna jalan terpaksa berjalan kaki dan menghambat  aktifitas masyarakat. Antrian kenderaan roda dua, empat dan enam tampak mengular sepanjang 1 kilometer.

Dua alat berat baru tiba di lokasi sekitar pukul 06.30 WIB untuk membersihkan tumpukan material longsor di badan jalan dengan mencapai ketinggi 6 meter sepanjang 40 meter.  Pembersihan itu  diawasi langsung oleh Kapolsek Siabu AKP M.Rusli, Camat Siabu Edi Sahlan Matondang SH, Kasat Lantas Polres Madina AKP M.Pasaribu dan beberapa anggota TNI dan Kepolisian bertugas mengatur lalu lintas. Beruntung pada saat kejadian tidak ada korban jiwa.

Sementara pengawas lapangan saluran irigasi Batang Angkola Kaslan Dalimunthe mengatakan jebolnya saluran irigasi tersebut akibat curah hujan dan juga faktor alam, merembesnya air gunung sementara gorong – gorong jalan tersumbat, katanya.

Namun upaya wartawan untuk meminta penjelasan lanjut tentang jebolnya tanggul irigasi tersebut tidak ditanggapi. Kaslan enggan memberi komentar dengan alasan kelelahan. Sementara proyek irigasi Batang Angkola tersebut sudah banyak menyedot uang negara.

Baca Juga :  Mundur dari Chelsea, Ancelotti Latih Roma

/waspada.co.id

CATATAN : Artikel ini sudah dipublish sejak 8 tahun yang lalu. Informasi di dalamnya kemungkinan sudah tidak relavan dengan saat ini. Mohon dibaca dengan bijak, dengan melihat informasi terbaru/sumber-lain sebagai penyeimbang.

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*