Tapal Batas Kawasan Hutan di Palas Mendesak

www.harian-global.com

Wakil Ketua DPRD Kabupaten Padang Lawas (Palas) H Syahwil Nasution minta agar Dinas Kehutanan dan Perkebunan (Dishutbun) tegas menetapkan wilayah areal kawasan hutan di Register 40 serta tapal batas wilayah Kabupaten Palas dengan Rokan Hulu (Riau).

Akibat tidak jelasnya wilayah kawasan hutan di Register 40 menurut H Syahwil Nasution kepada Global, kemarin berdampak pada permasalahan yang berkepanjangan, baik antar warga masyarakat maupun antar masyarakat dengan pihak perusahaan.
Seperti aksi unjuk rasa pada Sabtu lalu yang mengatasnamakan masyarakat 6 desa, yakni Desa Sungai Korang, Pasar Panyabungan, Mananti, Aliaga, Panyabungan dan Hutaraja Tinggi Kecamatan Hutaraja Tinggi, yang mengakibatkan dua rumah warga Desa Ujung Batu IV, menjadi sasaran amukan massa sehingga musnah terbakar.
Lebih lanjut, munculnya permasalahan  diduga akibat tidak adanya ketegasan dari pihak Dinas Kehutanan memberikan pernyataan wilayah yang masuk areal kawasan hutan negara di Reg 40, serta membuat patok-patok tapal batas.
Menurut H. Syahwil Nasution apabila Pemkab Palas dalam hal ini Dinas Kehutanan tidak bisa mengusulkan kepada BPN Sumut dan BPN Riau untuk segera membuat tapal batas antara kawasan hutan dan areal penggunaan lain (APL) serta tapal batas Pemkab Palas dengan Pemkab Rokan Hulu khususnya di daerah perbatasan tersebut, tentu  pertikaian antar masyarakat tidak akan habis-habisnya dan kerugian masyarakat akan semakin besar dan tidak tertutup kemungkinan gejolak yang lebih besar akan terjadi kembali.
Secara terpisah, Kepala Dinas Kehutanan Palas melalui Kabid Kehutanan Syamsul ketika dikonfirmasi melalui HP, mengakui wilayah Ujung Batu IV areal pemugaran Batang Kumu lebih kurang 3 hingga 4 Km dari tapal batas Provinsi, masuk wilayah Padang Lawas dan berada di areal kawasan hutan Register 40.

CATATAN : Artikel ini sudah dipublish sejak 9 tahun yang lalu. Informasi di dalamnya kemungkinan sudah tidak relavan dengan saat ini. Mohon dibaca dengan bijak, dengan melihat informasi terbaru/sumber-lain sebagai penyeimbang.
Baca Juga :  Nimrot: Usut Skandal CPNS Gate di Paluta

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*