Tapsel Belum Terima Kuota Final CPNS

Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Tapanuli Selatan belum menerima kuota final jumlah formasi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) untuk tahun 2010 dari Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Refomasi Birokrasi (Kemen PAN dan RB).

“Belum ada kita terima jumlah final kuota untuk formasi CPNS tahun 2010 untuk Pemkab Tapsel dari KemenPAN dan RB atau BKN di Jakarta,” kata Kepala BKD Tapsel, Drs H Aswad Daulay SH MH kepada METRO, Kamis (30/9) di gedung DPRD Tapsel.

Ketika ditanya kapan KemenPAN dan RB akan mengirimkan formasi CPNS tahun 2010 ke Pemkab Tapsel, Aswad tidak bisa memastikannya. “Kita tunggu sajalah,” ujarnya.

Sebelumnya, Pemkab Tapsel untuk tahun 2010 ini, kata Aswad, menerima sebanyak 229 formasi CPNS sesuai yang sudah diterima BKD Tapsel pada tanggal 22 Juli lalu dari KemenPAN dan RB Nomor: 71.F/M.PAN-RB/07/2010 tentang persetujuan prinsip tambahan formasi CPNS 2010.

Dijelaskan Aswad, rincian formasi yang diterima untuk tahun 2010 yakni, formasi tenaga guru sebanyak 103, kesehatan sebanyak 51, dan tenaga teknis sebanyak 75.

Ditambahkan Aswad, untuk tahun 2010 ini, seperti pada tahun lalu, juga tidak ada penerimaan untuk tamatan SMA sederajat. “Yang diterima hanya untuk lulusan SI dan DIII,” ucapnya.
17 Honorer Psp Diusulkan ke BKN

Komisi I DPRD Kota Padangsidimpuan (Psp) sudah mengantongi nama 17 tenaga honorer yang diusulkan ke Badan Kepegawaian Negara (BKN) dan Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (KemenPAN & RB) serta siap untuk di-cross check kebenarannya. Ini terkait pendataan honorer menjadi CPNS sesuai surat edaran KemenPAN & RB.

Baca Juga :  Universitas Graha Nusantara (UGN) Direkomendasikan Jadi Perguruan Tinggi Negeri (PTN)

Demikian diutarakan Ketua Komisi I DPRD Psp, Khoiruddin Rambe SSos usai rapat kerja Komisi I dengan Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Psp yang membahas honorer yang data dan namanya diusulkan ke BKN dan formasi CPNS tahun 2010, di gedung DPRD Psp, Jalan Sutan Soripada Mulia, Sadabuan, Kamis (30/9). Rapat kerja dihadiri anggota DPRD dari Komisi I, Asisten I Pemko Psp Rahuddin Harahap SH, Kepala BKD Psp Asli Rangkuti, dan Kabid Perencanaan dan Pegawai Afdal Lubis.

Disebutkan Khoiruddin, berdasarkan penjelasan BKD, hasil pendataan tenaga honorer kategori I yang merupakan honorer yang digaji APBD dan APBN, sejak 24 Agustus 2010 lalu nama-namanya sudah diusulkan ke BKN. Ke 17 nama tenaga honorer tersebut nantinya masih akan diverifikasi oleh BKN.

“Dari penjelasan pihak BKD, meskipun nantinya honorer tersebut lolos verifikasi pusat, bukan otomatis akan diangkat menjadi CPNS. Karena sesuai PP Nomor 48 tentang Pengangkatan Tenaga Honorer jadi CPNS sudah berakhir 2009 lalu. Jadi keputusan apakah nantinya diangkat jadi CPNS itu otoritas pusat,” ujar Khoiruddin.

Dibeberkan politisi asal Partai Keadilan Sejahtera (PKS) ini, ke 17 honorer yang nama dan datanya sudah diusulkan ke pusat, yaitu Silvera Rosa Lubis bekerja di RSUD Psp, Hairul Bahri Siregar, Paruhum, Nurlatifah Lubis, Hormat Parningotan, dan Nuraisah Siregar bertugas di Dinas PUD. Risman, Makmun Salim Nasution dan Jahrul Sormin di Kantor Satpol PP. Amin Suherman, Fahruddin Nasution, Syaripuddin Harahap, Nuraini Harahap dan Hisna Rambe di Sekretariat DPRD Psp. Kemudian Lasmini di Disdukcapil Psp, Makmur Nasution di Dishub, serta Ismail Saleh bertugas di kecamatan.

Baca Juga :  Dinkes Sidimpuan Programkan PKPM HIV dan AIDS

“Dengan hasil rapat kerja ini juga diharapkan ada masukan dari masyarakat tapi jangan fitnah. Nantinya akan kita jadwalkan untuk jemput bola dengan melakukan cross check ke SKPD masing-masing,” terang Khoiruddin.

Sementara soal penerimaan CPNS tahun 2010 ini, sebut Khoiruddin, dari penjelasan pihak BKD, izin prinsipnya sudah diterima Pemko Psp. Jumlah formasi CPNS-nya sebanyak 210, dengan rincian 108 formasi guru, 56 untuk tenaga kesehatan, dan 46 tenaga teknis.

Sumber: http://metrosiantar.com/Metro_Tabagsel/Tapsel_Belum_Terima_Kuota_Final_CPNS

CATATAN : Artikel ini sudah dipublish sejak 9 tahun yang lalu. Informasi di dalamnya kemungkinan sudah tidak relavan dengan saat ini. Mohon dibaca dengan bijak, dengan melihat informasi terbaru/sumber-lain sebagai penyeimbang.

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*