Tapsel Dilanda Banjir dan Longsor

(Analisa/hairul iman hasibuan) SERAHKAN: Bupati H.Syahrul M Pasaribu menyerahkan bantuan sembako kepada masyarakat korban banjir dan longsor di Kabupaten Tapsel, Rabu (14/1) malam.

Tapsel,  Akibat hujan deras dua hari terakhir membuat sejumlah kecamatan di Kabupaten Tapanuli Selatan (Tapsel) mengalami banjir dan longsor.

Informasi dihimpun Analisa, Kamis (15/1), sejumalah daerah yang dilanda bencana alam itu, kecamatan Batangtoru, Muarabatangtoru, Angkola Sangkunur, Angkola Selatan, Angkola Timur, Aek Bilah dan Batangangkola.

Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa itu, namun kerugian ditaksir ratusan juta rupiah.

Menurut Kabag Humas Tapsel Anwar Efendi Simanungkalit, pihaknya telah menyalurkan bantuan sosial kesejumlah kecamatan yang dilanda bencana alam.

Dirincikannya, lokasi bencana terparah diantaranya Desa Mabang Pasir Kecamatan Muara Batangtoru, Desa Pulogodang, Taman Sari Kecamatan Batang Toru, Aek Natas Angkola Selatan, Sibadoar, Pengkolan Sipirok, Desa Kapuran Angkola Timur dan Situnggaling Turunan Kecamatan Aek Bilah.

“Tadi malam, Bupati H. Syahrul M Pasaribu langsung terjun ke lokasi bencana alam, dan memerintahkan Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Ibrahim Lubis serta Kadisnakertransos Parulian Nasution untuk menyalurkan bantuan,” ungkapnya.

Atas perintah Bupati katanya, pihak BPBD dan Disnakertransos malam itu langsung menyalurkan ratusan makanan siap saji serta beras bulog.

“Perintah bupati langsung ditindak lanjuti BPBD dengan membawa ratusan paket makanan siap saji dan Kadisnakertransos membawa 2,5 ton dari total 6 ton beras bulog yang akan disalurkan,” terangnya.

Baca Juga :  Hari Ini, Pembahasan Insentif Tambahan Guru PNS Madina

Ditambahkan, bencana alam berupa banjir dan longsor itu juga merendam ratusan hektar persawahan dan kebun masyarakat. Selain itu, merendam sejumlah sekolah, rumah, jalan raya serta terputusnya jembatan disejumlah titik.

“Saat ini, air masih belum surut dan masyarakat hanya bergantung pada bantuan pemerintah untuk bertahan hidup, “tuturnya.

Terpisah, Bupati H. Syahrul M Pasaribu mengimbau, agar masyarakat jangan panik atas musibah yang terjadi. (hih)


Analisa

CATATAN : Artikel ini sudah dipublish sejak 5 tahun yang lalu. Informasi di dalamnya kemungkinan sudah tidak relavan dengan saat ini. Mohon dibaca dengan bijak, dengan melihat informasi terbaru/sumber-lain sebagai penyeimbang.

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*